Mantan Pilot Irak Latih ISIS Terbangkan Jet Tempur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang juru kamera melihat kota Kobane dari atas sebuah bukit di perbatasan Turki-Suriah di kota tenggara Suruc di provinsi Sanliurfa, Turki, 16 Oktober 2014. Amerika menerjunkan sejumlah pesawta tempurnya untuk menyerang militan ISIS di Kobani. REUTERS

    Seorang juru kamera melihat kota Kobane dari atas sebuah bukit di perbatasan Turki-Suriah di kota tenggara Suruc di provinsi Sanliurfa, Turki, 16 Oktober 2014. Amerika menerjunkan sejumlah pesawta tempurnya untuk menyerang militan ISIS di Kobani. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pilot pesawat tempur Irak diduga telah menjadi pelatih bagi kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) untuk menerbangkan pesawat tempur. Laporan ini dirilis oleh sebuah kelompok monitoring perang, Observatorium untuk Hak Asasi Manusia Suriah, pada Jumat, 17 Oktober 2014.

    “Mereka memiliki pelatih, seorang pilot Irak yang bekerja pada masa pemerintahan Presiden Saddam Hussein,” ujar Rami Abdulrahman, Kepala Observatorium, seperti ditulis Reuters, Jumat, 17 Oktober 2014. Saat ini ISIS memang telah menguasai sejumlah aset tempur di Irak dan Suriah, termasuk bandara dan pesawat tempur. (Baca: Anggota Parlemen Irak Tewas Dibom)

    Sejumlah saksi mata menuturkan, milisi ISIS berlatih dengan tiga pesawat jet yang diyakini jenis MiG 21 atau MiG 23. Mereka berputar-putar di atas langit Bandara al-Jarrah, Suriah, sebuah bandara militer di Kota Aleppo sebelah timur. Kota ini merupakan salah satu basis utama ISIS.

    Namun demikian, pesawat ini hanya terbang rendah sekitar lima-sepuluh menit, kemudian mendarat kembali. Sejauh ini belum diketahui apakah pesawat itu dilengkapi persenjataan dan apakah pilot bisa menerbangkan pesawat lebih jauh lagi. (Baca: WNI Anggota ISIS Ledakkan Diri di Irak)

    Dugaan ini belum bisa dimintakan konfirmasi kepada Kepala Komando Sentral Militer Amerika Serikat yang memimpin operasi serangan untuk menghancurkan ISIS.

    “Kami tidak memiliki laporan bahwa jet terbang telah mendukung operasi ISIS. Jadi, saya tidak bisa mengkonfirmasi hal ini. Saya juga tidak memiliki informasi apakah ada pilot Irak yang membelot,” ujar Jenderal Lloyd Austin dalam sebuah jumpa pers di Pentagon.

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler
    Untuk Soal Ini, Jokowi Tolak Permintaan Prabowo 
    Prabowo Beri Hormat, Jokowi Membungkuk 
    Usai Jumatan, Ormas Islam Menuju Balai Kota 
    Diberi Hormat Prabowo, Mengapa Jokowi Membungkuk?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.