Pejuang Houthi Kuasai Kota di Yaman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota kelompok pemberontak militan Zaidi Syiah, Houthi, menggotong sejumlah korban akibat terkena bom bunuh diri kedalam mobil di Sanaa, Yaman, 9 Oktober 2014. Aksi tersebut menewaskan sekitar 20 orang. REUTERS

    Anggota kelompok pemberontak militan Zaidi Syiah, Houthi, menggotong sejumlah korban akibat terkena bom bunuh diri kedalam mobil di Sanaa, Yaman, 9 Oktober 2014. Aksi tersebut menewaskan sekitar 20 orang. REUTERS

    TEMPO.CO, Ibb - Pejuang Houthi telah menguasai sejumlah kawasan di selatan ibu kota Yaman, Sanaa, termasuk Kota Ibb. Beberapa saksi mata mengatakan puluhan mobil tampak mengangkut para pejuang Houthi yang tiba di Ibb, kawasan di perbatasan Provinsi al-Bayda, pada Rabu, 15 Oktober 2014.

    Houthi yang mengambil alih Sanaa pada 21 September 2014 dan menguasai daerah strategis di selatan Pelabuhan Hudaydah sejak Selasa, 14 Oktober 2014, sama sekali tidak mendapatkan perlawanan dari petugas keamanan setempat saat mereka memasuki Provinsi Dhamar dan Ibb.

    "Para pejuang Houthi berada di stadion utama Ibb, 150 kilometer di selatan Sanaa," kata saksi mata. Selain itu, saksi mata lainnya menjelaskan, iring-iringan mobil kaum Houthi terlihat juga di luar Taiz, kota berjarak 50 kilometer dari Ibb. (Baca juga: Yaman dan Syiah Houthi Sepakat Gencatan Senjata)

    Houthi memiliki arti kaum yang menyeru dari dataran tinggi di selatan negara. Mereka membentuk satu komunitas dari 25 juta penduduk Yaman untuk meningkatkan tekanan terhadap pemerintah di luar Kota Sanaa.

    Houthi menginginkan bagian utara negara dijadikan satu kawasan, bukan tiga wilayah. Mereka juga menuntut peran lebih besar sebagaimana diamanahkan dalam draf konstitusi.

    AL JAZEERA | CHOIRUL  

    Baca juga:
    Lukman Hakim Jadi Bintang di Muktamar PPP 
    Menantu Hendropriyono Jadi Danpaspamres Jokowi
    Dikunjungi Mbah Moen, Jokowi: Sinyal Koalisi Kuat 
    Perpu Pilkada Bisa Hambat Ahok Jadi Gubernur? 
    Hamdan Zoelva: MK di Titik Terendah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?