Kerusuhan Xinjiang, Cina Hukum Mati 12 Orang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga komunitas islam Cina melihan tentara yang berjag-jaga di depan Masjid Id Kah di Kashgar, Cina (7/31). Sekelompok orang bersenjatakan pisau menyerang sebuah pos polisi dan sejumlah kantor pemerintah di wilayah Shache, Xinjiang senin lalu. Getty Images

    Warga komunitas islam Cina melihan tentara yang berjag-jaga di depan Masjid Id Kah di Kashgar, Cina (7/31). Sekelompok orang bersenjatakan pisau menyerang sebuah pos polisi dan sejumlah kantor pemerintah di wilayah Shache, Xinjiang senin lalu. Getty Images

    TEMPO.CO, Xinjiang - Pengadilan Cina menghukum mati 12 orang karena dianggap terlibat dalam sebuah serangan yang menyebabkan 96 orang tewas pada Juli 2014. Hukuman ini sebagai bagian dari kampanye Cina melawan kekerasan di Provinsi Xinjiang yang dihuni mayoritas muslim.

    Televisi pemerintah China Central Television, Senin, 13 Oktober 2014, menyatakan 12 orang dijatuhi hukuman mati. Sedangkan vonis mati terhadap 15 lainnya ditangguhkan. "Dalam serangan itu, 15 penyerang yang menghunus belati dan menenteng kapak juga tewas," lapor televisi pemerintah. Namun demikian, kabar tersebut belum bisa diverifikasi.

    Adapun koran pemerintah Tiasnhan News melaporkan, 12 orang yang dijatuhi hukuman mati itu dianggap berperan dalam serangan di Yarkant atau dikenal sebagai Shache.

    BBC dalam laporannya, Selasa, 13 Oktober 2014, menyatakan hukuman mati terhadap 15 terdakwa ditunda, 9 dijatuhi hukuman mati, dan 20 lainnya divonis kurungan penjara mulai 4 hingga 20 tahun.

    Laporan lainnya menyebutkan, "Pengadilan mendakwa mereka terlibat dalam penggayangan, memimpin atau ikut serta dalam mengorganisasi kejahatan teror, pembunuhan, menanam alat peledak, pembakaran, penculikan, dan merugikan keselamatan publik."

    Tiasnhan News menulis, "Di samping melakukan serangan teroris, salah satu dari penyerang lari ke jalan dan membunuh tiga orang. Sedangkan penyerang lainnya menyergap, merusak, dan membakar kendaraan yang lewat." Dari seluruh kejadian itu, pihak berwenang menuturkan 96 orang tewas akibat kekerasan, 37 di antaranya warga sipil. Adapun 59 penyerang ditembak mati petugas keamanan.


    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Baca juga :
    MA Perberat Hukuman Budi Susanto Kasus Simulator
    Pertamina Operasikan SPBG Pertama di Markas TNI
    Laporkan Kasus Ebola Kedua, Obama Telepon PBB
    Lava Pijar Semeru Meluncur hingga 4 Kilometer



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.