Rusia Tarik 17 Ribu Tentara di Perbatasan Ukraina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vladimir Putin berbicara kepada media, kunjungannya ke Mongolia, untuk kunjungan kerja di tengah meningkatnya ketegangan dengan Washington dan NATO di Ulan Bator, 3 September 2014. (AP/Alexander Zemlianichenko)

    Vladimir Putin berbicara kepada media, kunjungannya ke Mongolia, untuk kunjungan kerja di tengah meningkatnya ketegangan dengan Washington dan NATO di Ulan Bator, 3 September 2014. (AP/Alexander Zemlianichenko)

    TEMPO.CO, Kremlin - Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan 17.600 pasukannya di dekat perbatasan Ukraina kembali ke barak. Menurut laporan kantor berita RIA Novosti, alasan penarikan itu lantaran masa berlatih serdadu Rusia di selatan negara tersebut telah usai.

    Meski demikian, banyak pihak yang tak percaya bahwa penempatan ribuan personel pasukan tersebut bagian dari latihan militer. Pengiriman pasukan di dekat perbatasan Ukraina diyakini sebagai bagian dari ancaman intervensi ke Ukraina.

    Jika pasukan Rusia benar-benar meninggalkan kawasan itu, penarikan tersebut dapat menandai penghapusan ancaman terhadap Ukraina. Sejauh ini, Organisasi Pertahanan Atlantik Utara, NATO, belum bisa memberikan konfirmasi mengenai penarikan pasukan.

    Ketegangan di kawasan perbatasan Rusia dan Ukraina menyala sejak April 2014 ketika para pemimpin kelompok separatis di Ukraina mendeklarasikan kemerdekaan dari Kiev. Hal tersebut disusul munculnya kekerasan di dua kawasan Ukraina yang terletak di perbatasan Rusia.

    "Akibat konflik antara pemberontak pro-Rusia dan militer Ukraina, lebih dari 2.500 orang tewas," demikian taksiran Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pengumuman penarikan pasukan Rusia tersebut menyusul pertemuan Putin dengan Presiden Ukraina Petro Prososhenko yang akan digelar di Milan, Italia, pada bulan ini.


    CNN | CHOIRUL

     

    Topik terhangat:
    Mark Zuckerberg | Koalisi Jokowi-JK | Kabinet Jokowi | Pilkada oleh DPRD

    Berita terpopuler lainnya:
    Pengganti Ahok Mantan Koruptor, Ini Kata Gerindra
    Video Penganiayaan Murid SD di Bukittinggi Beredar

    Gerindra Usut Pengkhianatan Kadernya di Pilpres


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.