Badai Vongfong Menghantam Jepang, 30 Orang Terluka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sampah-sampah laut berserakan di jalan akibat terbawa ombak tinggi yang disebabkan topan Vongfong di Okinawa, Jepang, 12 Oktober 2014. Trevor Williams/Getty Images

    Sampah-sampah laut berserakan di jalan akibat terbawa ombak tinggi yang disebabkan topan Vongfong di Okinawa, Jepang, 12 Oktober 2014. Trevor Williams/Getty Images

    TEMPO.CO, Okinawa - Badai Vongfong menghantam Okinawa, selatan Jepang, pada Ahad, 12 Oktober 2014. Badai dengan kecepatan 234 kilometer per jam ini merusak ratusan rumah dan melukai setidaknya 30 orang akibat tertimpa ranting pohon. (Baca: Badai Berkekuatan 289 Km per Jam Menuju Jepang)

    Sejak kemarin, Okinawa dilanda hujan lebat selama satu jam dengan curah hujan 6 sentimeter. Beberapa wilayah barat dari empat pulau utama di Jepang bahkan dilanda hujan dengan curah hujan 50 cm. Dikutip dari BCC News, Ahad, 12 Oktober 2014, sekitar 210 ribu orang dari 90 ribu rumah diperintahkan untuk mengungsi dari Okinawa.

    "Badai Vongfong bisa mencapai Tokyo pada Selasa. Hujan lebat juga akan melanda wilayah Kyushu dan Honshu hari ini," kata pihak Badan Meteorologi Jepang.

    Pejabat Kyushu melaporkan setidaknya 150 ribu orang telah mengungsi setelah angin kencang menumbangkan sejumlah pohon dan tiang listrik. Sekitar 400 penerbangan Japan Airlines pun dibatalkan menyusul angin berkekuatan 180 km/jam menerpa wilayah itu sejak kemarin.

    Menurut laporan, badai Vongfong adalah yang terkuat sepanjang tahun ini, lebih kuat dari badai Haiyan yang melanda Filipina tahun lalu. Sebelum badai Vongfong terjadi, topan Phanfone sudah lebih dulu melanda Jepang awal pekan lalu. Setidaknya sebelas orang dilaporkan tewas dan hilang setelah badai itu menghantam pulau utama Jepang. (Baca: Topan Vongfong Menjadi Badai Terkuat 2014)

    RINDU P. HESTYA | BBC NEWS

    Berita Lain:
    Hendak Memperkosa, Penis Pria Ini Dipotong Warga
    Malala: Saya Tidak Punya Ponsel dan Akun Facebook 
    Inikah Penyebab Penyakit Kim Jong-un?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.