Inikah Penyebab Penyakit Kim Jong-un?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korut Kim Jong Un, tersenyum saat beri panduan lapangan dalam kunjungan ke November 2 Factory of the Korean People's Army di Pyongyang, Korut, 24 Agustus 2014. REUTERS/KCNA

    Pemimpin Korut Kim Jong Un, tersenyum saat beri panduan lapangan dalam kunjungan ke November 2 Factory of the Korean People's Army di Pyongyang, Korut, 24 Agustus 2014. REUTERS/KCNA

    TEMPO.CO, Pyongyang - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, sudah absen dari panggung politik selama hampir satu bulan setelah dilaporkan mengalami sakit asam urat dan patah pergelangan kaki. Bahkan, dalam ulang tahun Partai Buruh Korea Utara, Kim juga tidak hadir. Menurut laporan dari seorang sumber kepada kantor berita KCNA, gaya hidup yang tidak sehat menjadi faktor utama penyakit pria 31 tahun itu. (Baca: Kim Jong-un Tak Hadiri Perayaan HUT Partai Buruh)

    Dikutip dari Mirror.co.uk, Jumat, 10 Oktober 2014, seorang sumber dari Korea Utara menjelaskan bahwa Kim sangat senang meminum wiski merek Johnny Walker. Selain itu, putra Kim Jong-il ini sangat gemar memakan keju Emmenthal. Kedua kegemaran itu diperkirakan membuat bobot tubuh dan level kolesterol Kin naik drastis.

    Isu bahwa Kim mengalami patah pergelangan kaki saat Kim datang ke markas militer beberapa waktu lalu. Sumber itu mengatakan kaki Kim terluka saat menjajal latihan militer dengan beberapa jenderal.

    "Dia memerintahkan semua jenderal untuk bergabung dalam latihan militer. Ia dan petinggi itu ikut merangkak dan berguling-guling di tanah. Otot tendonnya mengalami cedera parah," kata sumber itu.

    Sumber lain mengatakan Kim tengah melakukan pemulihan setelah menjalani operasi pergelangan kaki. Menurut sumber, Kim masih tidak akan muncul di hadapan publik hingga 100 hari ke depan. (Baca: Kim Jong-un Menghilang dari Pyongyang)

    Sejak Kim absen dari urusan kenegaraan, ia digantikan oleh adik perempuannya, Kim Yo-jong. Sempat berembus isu kudeta, tapi kabar ini dibantah oleh sejumlah pihak, termasuk Kementerian Unifikasi Korea Selatan yang menyebut pola kepemimpinan Kim masih terasa di Korea Utara.

    RINDU P. HESTYA | MIRROR.CO.UK

    Berita Lain:
    Disfungsi Ereksi, Pria Ini Masukkan Baja ke Penis 
    Di Depan Umum, ISIS Tembak Mati Wartawan Irak 
    26 Jasad Korban MH17 Belum Teridentifikasi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.