Disfungsi Ereksi, Pria Ini Masukkan Baja ke Penis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Seks Bebas/Kondom. zdravnitza.com

    Ilustrasi Seks Bebas/Kondom. zdravnitza.com

    TEMPO.CO, Hengyang - Gara-gara mengalami masalah disfungsi ereksi, pria asal Cina nekat memasukkan sebuah batang baja ke dalam alat kelaminnya. Alih-alih mendapat kepuasan seksual, pria ini justru harus dilarikan ke rumah sakit. (Baca: Tewas Gara-gara Perbesar Penis dengan Silikon)

    Adalah Kang Niu, pria 52 tahun yang mengaku mengalami masalah disfungsi ereksi. Khawatir ditinggal pacarnya karena tidak mendapat kepuasan seksual dari dirinya, Niu nekat memasukkan batang baja sepanjang 13 sentimeter ke dalam alat kelaminnya.

    “Dia percaya benda ini akan memberinya pengalaman seksual berkepanjangan,” ujat seorang juru bicara di rumah sakit di Kota Hengyang, tempat Niu dirawat, seperti dikutip Mirror, Jumat, 10 Oktober 2014.

    Kepada petugas medis, Niu mengaku batang baja tersebut memang membuatnya sakit. Namun ia membiarkannya selama berbulan-bulan. Hingga akhirnya, Niu tak tahan akan rasa nyeri yang menderanya. (Baca: Sebar Video Seks, Pria Ini Peras Mantan Pacarnya)

    Begitu tiba di rumah sakit dan menjalani roentgen, diketahui bahwa batang baja tersebut telah menusuk terlalu dalam hingga melukai kandung kemihnya. Dokter memutuskan untuk mengeluarkan baja tersebut dari kelamin Niu.

    Operasi ini terbilang sederhana. Namun tidak diketahui apakah hal ini akan berdampak pada organ internalnya atau tidak. Saat ini Niu tengah menjalani pemulihan pascaoperasi dalam kondisi stabil.

    ANINGTIAS JATMIKA | MIRROR

    Terpopuler

    Bercanda Terkena Ebola, Pria Ini Diusir dari Pesawat
    |
    Hilang 17 Hari di Hutan, Wanita Australia Selamat 
    Malala Yousafzai Raih Nobel Perdamaian



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.