Dua Korea Saling Tembak di Darat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembelot Korea Utara Suzanne Scholte, kelompok aktivis hak asasi manusia untuk Korea Utara melepaskan balon propaganda mencela uji nuklir Korea Utara bersama-sama di Paju, Korea Selatan (3/5). (Chung Sung-Jun/Getty Images)

    Pembelot Korea Utara Suzanne Scholte, kelompok aktivis hak asasi manusia untuk Korea Utara melepaskan balon propaganda mencela uji nuklir Korea Utara bersama-sama di Paju, Korea Selatan (3/5). (Chung Sung-Jun/Getty Images)

    TEMPO.CO, Seoul - Baku tembak kembali terjadi antara Korea Selatan dan Korea Utara pada Jumat, 10 Oktober 2014. Namun, jika biasanya aksi baku tembak ini terjadi di laut, kini mereka saling menembak di darat, tepatnya di Zona Demiliterisasi, wilayah perbatasan yang mereka sengketakan. (Baca: Dua Korea Mulai Saling Serang)

    Menurut laporan BBC Sabtu, 11 Oktober 2014, baku tembak dipicu aksi para pegiat Korea Selatan yang menerbangkan balon-balon berisikan selebaran yang mengecam pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Memang aksi ini sudah sering mereka lakukan sebagai kritik atas tes nuklir yang dilakukan Korea Utara.

    Pyongyang telah memperingatkan akan ada konsekuensi besar jika Seoul mengizinkan para pegiat meneruskan aksi mereka. (Baca: Gempuran Korea Utara Memaksa Penduduk Mengungsi)

    Kepada kantor berita Yonhap, pejabat militer Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara-lah yang terlebih dahulu menembak ke arah balon-balon tersebut. Karena beberapa tembakan mendarat di sebelah selatan perbatasan, Korea Selatan pun tak tinggal diam dan membalas tembakan.

    Laporan yang pertama masuk menyebutkan adanya tembakan artileri. Namun, kepada kantor berita Reuters, Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyebut telah terjadi tembakan senjata. Sejauh ini tidak ada informasi mengenai korban.

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC | REUTERS

    Terpopuler

    Bercanda Terkena Ebola, Pria Ini Diusir dari Pesawat
    Hilang 17 Hari di Hutan, Wanita Australia Selamat 
    Menlu Belanda: Korban MH17 Sempat Pakai Masker



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.