Kim Jong-un Tak Hadiri Perayaan HUT Partai Buruh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah), saat mengununjungi Istana Kumsusan  untuk menghormati Presiden Kim Il Sung dan mantan pemimpin Kim Jong Il, saat peringatan ke-61 perang pembebasan tanah di Pyongyang (27/7). REUTERS/KCNA

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah), saat mengununjungi Istana Kumsusan untuk menghormati Presiden Kim Il Sung dan mantan pemimpin Kim Jong Il, saat peringatan ke-61 perang pembebasan tanah di Pyongyang (27/7). REUTERS/KCNA

    TEMPO.CO, Pyongyang - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, melewatkan satu perayaan hari ulang tahun politik penting. Ini semakin menimbulkan spekulasi atas ketidakhadirannya dari pandangan publik sejak beberapa waktu lalu.

    Kim Jong-un sudah hampir sebulan tidak terlihat. Itu menjadi jeda ketidakhadirannya di ruang publik yang terpanjang sejak ia berkuasa pada 2011.

    Pada hari ini, namanya tidak tercantum dalam daftar sejumlah orang yang mengunjungi pemakaman untuk menandai ulang tahun partai yang berkuasa. Ketidakhadiran Kim merupakan yang pertama kalinya dalam tiga tahun sejak ia berkuasa. (Baca: Kim Jong-un Lakukan Operasi Pergelangan Kaki?)

    Media televisi setempat mengatakan Kim tengah berada dalam "kondisi fisik yang tidak nyaman" dan terlihat pincang.

    Namun tetangganya, Korea Selatan, tetap yakin Kim masih mengendalikan negara komunis itu. "Tampaknya Kim Jong-un masih menjalankan peraturan negara dalam kegiatan normal. Sehubungan dengan kondisi kesehatannya, pemerintah kami tidak memiliki informasi apa pun untuk memastikan semua ini," kata juru bicara Kementerian Unifikasi Lim Byeong-cheol, seperti dikutip BBC dari kantor berita Yonhap, Jumat, 10 Oktober 2014.

    Hari ini, para pejabat Korea Utara berziarah ke Istana Kumsusan, tempat para pemimpin Korut seperti Kim Il-sung dan Kim Jong-il dimakamkan, untuk menandai ulang tahun ke-69 Partai Buruh.

    Kim Jong-un adalah pemimpin muda yang mewarisi kekuasaan setelah ayahnya, Kim Jong-il, yang meninggal pada 2011. Ia idak lagi terlihat di depan publik sejak 3 September lalu. Ketidakhadirannya itu telah menimbulkan spekulasi, dari alasan kesehatan hingga adanya kudeta kekuasaan. Namun belum ada satu pun spekulasi yang dapat dikonfirmasi.

    BBC | ROSALINA

    Baca juga:
    Mahasiswa Tolak Bali Democracy Forum
    Bercanda Terkena Ebola, Pria Diusir dari Pesawat
    Serangan Bom, Korban Tewas di Yaman 67 Orang
    Kasus Trafficking, Polisi Kesulitan Usut Raja Solo
    Prabowo: Saya Jaga Petinggi Koalisi di Penjara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.