Presiden Kenya Diseret ke Mahkamah Internasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta. REUTERS/Noor Khamis

    Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta. REUTERS/Noor Khamis

    TEMPO.CO, Den Haag - Presiden Kenya Uhuru Kenyatta tiba di Belanda untuk dimintai keterangan Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) di Den Haag atas tudingan melakukan kejahatan kemanusiaan.

    Ketika Kenyatta menginjakkan kaki di Bandar Udara Internasional Schipol, Amsterdam, Selasa, 7 Oktober 2014, puluhan pendukungnya tampak mengelukan lelaki berkulit gelap itu. Namun, dia dan rombongannya tetap melaju meninggalkan bandara melalui pintu keluar VIP.

    Kenyatta diseret ke mahkamah di tingkat internasional lantaran dituduh terlibat berbagai kejahatan kemanusiaan menyusul pemilihan presiden di Kenya pada Desember 2007. Ketika itu, lebih dari 1.000 orang tewas dibantai.

    Atas dugaan tesebut, ICC memerintahkan pria ini hadir dalam sidang di Den Haag pada Rabu, 8 Oktober 2014, untuk didengar keterangannya. Sebelumnya, pengadilan menolak permintaan Kenyatta menyampaikan keterangan melalui rekaman video.

    Peristiwa ini merupakan pertama kalinya seorang presiden memberikan keterangan di muka sidang ICC. Pengadilan ini ditentang oleh para pendukung Kenyatta.

    Untuk sementara, tongkat pemerintahan Kenya diserahkan kepada Wakil Presiden William Ruto. Pelepasan kekuasaan sementara ini merupakan perintah pengadilan, tapi Kenyatta berkeras menyatakan bahwa, saat di pengadilan, dia merupakan warga negara biasa.(Baca: Cegah Ebola, Kenya Tutup Perbatasan)

    Kenyatta dan Ruto yang sebelumnya berhadap-hadapan dalam konflik 2007-2008 sepakat membentuk koalisi politik, sehingga memenangi kursi presiden-wakil presiden di parlemen setelah keduanya terindikasi melakukan kejahatan kemanusiaan.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Terpopuler:
    Koalisi Jokowi Sukses Rayu DPD, Siapa Dalangnya? 
    Incar Kursi Pimpinan MPR, PPP Membelot ke Koalisi Jokowi 
    Zulkifli Hasan, Ketua MPR Periode 2014-2019
    Tiga Taktik Koalisi Prabowo Rebut Pimpinan MPR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.