Akhir Tahun, Myanmar Bebaskan 3000 Tahanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah keluarga menanti dibebaskannya anggota keluarga mereka yang ditahan di penjara Insein, Myanmar,(22/02). Pemerintah Myanmar pada Jumat lalu memberikan amnesti kepada 6000 tahanan dan akan membebaskannya hari ini. AP Photo

    Sejumlah keluarga menanti dibebaskannya anggota keluarga mereka yang ditahan di penjara Insein, Myanmar,(22/02). Pemerintah Myanmar pada Jumat lalu memberikan amnesti kepada 6000 tahanan dan akan membebaskannya hari ini. AP Photo

    TEMPO.CO, Naypydaw - Pemerintah Myanmar menyatakan akan membebaskan ribuan tahanan menjelang akhir tahun ini. Dalam situs Kementerian Informasi disebutkan bahwa Presiden Thein Sein akan mengampuni 3073 tahanan demi “perdamaian dan stabilitas”.

    Pemerintah tidak mengidentifikasi tahanan, tapi sebagian besar dari mereka diyakini dipenjara karena kejahatan biasa, bukan karena kegiatan politik. Anggapan ini dikuatkan dengan pernyataan dari Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP). (Baca: Myanmar Kembali Bebaskan Tahanan Politik)

    “Saya mendengar ada enam atau tujuh mantan pejabat senior intelijen militer, tetapi mereka bukan tahanan politik,” kata salah satu pejabat AAPP, Bo Kyi, seperti dikutip Reuters, Selasa, 7 Oktober 2014.

    Memang banyak petugas badan intelijen militer yang dipenjara satu dekade lalu selama pembersihan yang dilakukan oleh mantan militer yang berkuasa. Amnesti ini merupakan salah satu dari program reformasi yang dicanangkan Presiden Thein Sein setelah menang dalam pemilu 2010 lalu. Ia berikrar akan membebaskan semua tahanan politik.

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Mayang Sebut Dirinya Waria Kelas Atas Asia
    Facebook Mayang Dibanjiri Pesan Duka
    Mayang Sempat Mengajak Kekasihnya ke Lampung



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.