Tiga Personel AU Amerika Terseret Badai Phanfone  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Tokyo - Topan Phanfone yang melanda wilayah Jepang dilaporkan telah menewaskan seorang penerbang dari Angkatan Udara Amerika Serikat pada Ahad, 5 Oktober 2014. Penerbang ini tewas saat asyik berfoto di Pantai Okinawa bersama dua rekan lainnya yang kini masih hilang. (Baca: Tokyo Bersiap Hadapi Badai Phanfone)

    “Tiga personel AU ini tengah berfoto dengan gelombang tinggi yang dipicu topan sebagai latar belakangnya. Satu orang ditemukan tewas dan dua lainnya masih hilang,” demikian pernyataan juru bicara polisi setempat, seperti dikutip dari Japan Times hari ini.

    Angkatan Udara AS telah mengkonfirmasikan bahwa satu dari tiga penerbangnya yang terempas ke laut telah meninggal, sementara dua lainya masih dalam pencarian. Namun, cuaca buruk akibat topan ini membuat pencarian masih sulit dilakukan.

    Okinawa memang menjadi rumah bagi sekitar 25 ribu dari 50 ribu pasukan AS yang ditempatkan di Jepang.

    Selain tiga personel militer AS, topan yang mendarat di Ibu Kota Tokyo pada Senin, 6 Oktober 2014, menjelang siang itu, juga membuat seorang peselancar berusia 21 tahun hilang di Fujisawa, sebelah barat daya Tokyo.

    ANINGTIAS JATMIKA | JAPAN TIMES

    Terpopuler

    Jadi Mualaf, Wanita Bertato Dilamar Pendukung ISIS 
    Masuki Pekan Kedua, Demonstrasi Hong Kong Ricuh 
    Jurnalis AS Korban Ebola Dirawat di Nebraska  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.