Sebut Haji Tak Berguna, Menteri Bangladesh Dipecat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi haji. REUTERS/Amr Dalsh

    Ilustrasi haji. REUTERS/Amr Dalsh

    TEMPO.CO, Dhaka - Gara-gara komentar pedasnya terhadap ibadah haji, Menteri Telekomunikasi Bangladesh Abdul Latif Siddique terpaksa dipecat dari jabatannya oleh Perdana Menteri Sheikh Hasina.

    “Dua juta orang setiap tahun pergi berhaji. Mereka tidak bekerja, tidak berproduksi, hanya makan dan jalan-jalan menggunakan uang negara,” ujar Latif, seperti dikutip Daily Star, Kamis, 2 Oktober 2014.

    Komentar yang disiarkan dalam stasiun televisi Bangladesh ini disampaikan Latif saat ia berada di New York untuk mendampingi Hasina dalam pertemuan Majelis Umum PBB. Tak hanya itu, ia juga menyebut ibadah haji sebagai ritual yang buang-buang tenaga.

    Sontak saja komentar ini langsung memicu protes kelompok Islam garis keras, Hefajat-e-Islam. Para pemimpin organisasi ini menyebut Latif sebagai "kafir" dan meminta pemerintah segera mencopot jabatannya dalam waktu 24 jam.

    Selain itu, pemimpin oposisi Partai Nasionalis Bagladesh juga mendesak pemerintah untuk membawanya ke pengadilan. “Sebelum Latif dibawa ke pengadilan, murka rakyat tak bisa dijinakkan,” katanya. Namun, pemerintah belum memberikan komentar atas permintaan ini.

    ANINGTIAS JATMIKA | DAILY STAR

    Terpopuler

    Media Cina Blakblakan Dukung Pemimpin Hong Kong
    Turki Siap Operasi Militer di Irak dan Suriah
    Cina Batasi Berita Soal Demo Hong Kong



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.