Pendemo dan Pemerintah Hong Kong Batal Berunding  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joshua Wong (tengah) membuat gerakan di Upacara pengibaran bendera di Golden Bauhinia Square, Hong Kong, 1 Oktober 2014. (Anthony Kwan/Getty Images)

    Joshua Wong (tengah) membuat gerakan di Upacara pengibaran bendera di Golden Bauhinia Square, Hong Kong, 1 Oktober 2014. (Anthony Kwan/Getty Images)

    TEMPO.CO, Hong Kong - Para mahasiswa pengunjuk rasa pro-demokrasi Hong Kong telah membatalkan perundingan dengan pemerintah setempat. Perundingan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 3 Oktober 2014 itu batal setelah bentrokan yang diwarnai kekerasan pecah antara pendemo pro-demokrasi dengan pendemo oposisi yang menentang demokrasi. (Baca: Pemerintah Hong Kong Buka Dialog dengan Pendemo)

    “Pemerintah menuntut jalan-jalan dibersihkan. Kami menyerukan kepada semua rakyat Hong Kong untuk segera melindungi posisi kami dan berjuang sampai akhir,” kata Federasi Mahasiswa Hongkong dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Associated Press hari ini.

    Salah satu kelompok penggerak protes ini mengakui mereka tidak punya pilihan lain selain membatalkan pembicaraan. Mereka mau “serangan terorganisir” yang menghambat langkah mereka diakhiri terlebih dahuku sebelum pembicaraan diadakan.

    Sebelumnya dilaporkan telah terjadi kekacauan di tempat-tempat yang biasanya damai di Hong Kong, salah satunya di kawasan Mong Kok. Bentrokan terjadi ketika ratusan pendukung pemerintahan Partai Komunis menyerang pendemo pro-demokrasi. Mereka juga menghancurkan tenda-tenda dan merobek spanduk-spanduk. (Baca: Cina Batasi Berita Soal Demo Hong Kong)

    Situasi Hong Kong memanas sejak pekan lalu setelah puluhan ribu orang turun ke jalan. Mereka menuntut pemerintah Cina untuk memberikan demokrasi penuh di Hong Kong untuk memilih pemimpin Hong Kong secara langsung. (Baca: Tuntut Demokrasi, 80 Ribu Pendemo Penuhi Hong Kong)

    ANINGTIAS JATMIKA | AP

    Terpopuler

    Media Cina Blakblakan Dukung Pemimpin Hong Kong
    Cina Batasi Berita Soal Demo Hong Kong
    Turki Siap Operasi Militer di Irak dan Suriah



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?