Dokter Jantung AS Rawat Bibi Kim Jong-un  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, tersenyum saat memantau pembangunan rumah untuk bayi dan panti asuhan di Pyongyang, Korea Utara (13/8). REUTERS/KCNA

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, tersenyum saat memantau pembangunan rumah untuk bayi dan panti asuhan di Pyongyang, Korea Utara (13/8). REUTERS/KCNA

    TEMPO.CO, Pyongyang- Setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikabarkan sakit, giliran sang bibi juga dikabarkan tengah sekarat. Seorang ahli jantung asal Amerika didatangkan ke Pyongyang, Korea Utara, untuk memberikan pertolongan medis.

    Seperti dilansir Yonhap, Kamis, 2 Oktober 2014, kedatangan dokter jantung tersebut terkait kondisi bibi Kim Jong-un, Kim Kyong-hui, yang semakin menurun. Kim Kyong-hui sudah lama mengidap penyakit jantung. Dokter itu dikabarkan tiba pada 28 September lalu.

    Kim Kyong-hui, 68 tahun, telah mengabdi sebagai sekretaris senior di Partai Pekerja Korea Utara sebelum akhirnya diturunkan bersama dengan suaminya, Jang Lagu-thaek, atas tuduhan pengkhianatan.

    Belum jelas apakah ahli jantung Amerika tersebut telah kembali atau masih di Pyongyang. Jika kunjungan dokter tersebut terbukti benar, peristiwa tersebut cukup luar biasa mengingat Korea Utara sedang dalam konflik dengan Washington atas sejumlah isu, termasuk penolakan program nuklirnya dan penahanan atas tiga warga sipil AS.

    YONHAP NEWS | INTAN MAHARANI

    Baca juga:
    Lokasi Sholat Ied di Jakarta, Besok
    Media Cina Blak-Blakan Dukung Pemimpin Hong Kong
    Kasus Gubernur Riau, KPK Periksa Wiraswasta
    Dahlan Uji Pembayaran Tol dengan Sistem Sensor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?