Norwegia Jadi Negara Idaman Para Kakek dan Nenek  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lansia. Mirror.co.uk

    Ilustrasi lansia. Mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat seseorang beranjak tua, lingkungan hidup yang baik merupakan salah satu penunjang untuk hidup bahagia. Berdasarkan indeks kualitas hidup di 96 negara di dunia, Norwegia ditetapkan sebagai negara yang paling baik untuk kaum lanjut usia atau orang yang berusia 60 tahun ke atas.

    Dikutip dari BBC News, Selasa, 30 September 2014, organisasi Global AgeWatch Index melakukan sejumlah perhitungan kelayakan hidup berdasarkan kesejahteraan sosial-ekonomi, keamanan, kesehatan, kemampuan personal, cuaca, dan lingkungan yang mendukung. Hasilnya, Norwegia adalah negara terbaik bagi kaum lansia untuk hidup, diikuti oleh Swedia, Swiss, Kanada, dan Jerman.

    Sementara itu, Afganistan, Turki, Mozambik, Venezuela, Irak, Nigeria, India, Brasil, dan sejumlah negara di Benua Afrika menjadi negara terburuk bagi kehidupan kalangan lansia. Soalnya, pertumbuhan ekonomi negara-negara itu lemah. Juga terdapat konflik dan perang yang tak berkesudahan.

    Bagaimana dengan Indonesia? Negeri kita termasuk buruk bagi kehidupan kaum lansia. Indonesia berada di peringkat ke-71, berdekatan dengan India, Nepal, dan Mongolia.

    Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebutkan sebanyak 1,4 juta orang akan berusia di atas 60 tahun pada 2030. Sedangkan pada 2050 sekitar 21 persen dari populasi manusia akan bertitel lanjut usia. Sekitar 40 negara akan menampung setidaknya 30 persen penduduk berusia lanjut.

    RINDU P. HESTYA | BBC NEWS | GLOBAL AGEWATCH INDEX

    Berita Lain:
    Menghilang 12 Tahun, Gadis AS Ditemukan di Meksiko
    Pendemo Hong Kong Mulai Duduki Kantor Pemerintah 
    Soal Hong Kong, Cina Minta AS Tak Ikut Campur  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.