Wabah Ebola, Sejam Serang 5 Orang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga kawasan kumuh West Point menunggu giliran mendapatkan bantuan makanan setelah pemerintah mengkarantina wilayahnya karena virus ebola di Monrovia, Liberia (21/8). John Moore/Getty Images

    Seorang warga kawasan kumuh West Point menunggu giliran mendapatkan bantuan makanan setelah pemerintah mengkarantina wilayahnya karena virus ebola di Monrovia, Liberia (21/8). John Moore/Getty Images

    TEMPO.CO, Freetown - Badan amal Save The Children memperingatkan bahwa wabah mematikan ebola begitu memprihatinkan di Afrika Barat, terutama di Sierra Leone.

    Seperti dilaporkan BBC hari ini, dalam laporan Save The Children disebutkan angka penularan ebola mencapai lima orang per jam di Sierra Leone. Hal ini meningkatkan kekhawatirakan bahwa stok obat dan fasilitas kesehatan tidak cukup memadai.

    Sementara itu, masih menurut Save The Children, pada pekan lalu, ada 765 kasus baru ebola dilaporkan terjadi di negara di Afrika Barat tersebut. Padahal saat itu Sierra Leone hanya memiliki 327 tempat tidur untuk menampung para korban.

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), wabah mematikan ebola telah menginfeksi lebih dari 6.200 orang di Afrika Barat dan menewaskan hampir dari setengahnya sejak akhir tahun lalu. (Baca: WHO: Hampir 3.000 Orang Meninggal Akibat Ebola)

    Rencananya, para ahli dan pemimpin dunia akan bertemu di London untuk mendiskusikan reaksi internasional terhadap krisis ebola ini. (Baca: PBB Bangun Kantor Pusat Ebola di Ghana)

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC

    Terpopuler

    TKI Wanita Jadi Korban Pelecehan Polisi Malaysia 
    Wanita Muslim Dianiaya di Kereta Australia 
    Mesir Penjarakan 68 Pendukung Mursi  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.