Amerika Laporkan Kasus Ebola Pertama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perawat menggunakan masker pelindung saat memeriksa jemaah haji di Rumah Sakit Spesialis Al-Noor, Mekah, 30 September 2014. Direktur rumah sakit Dr. Mohammad bin Omar, tidak pasien rumah sakit yang terjangkit virus MERS atau Ebola. REUTERS/ Muhammad hamed

    Perawat menggunakan masker pelindung saat memeriksa jemaah haji di Rumah Sakit Spesialis Al-Noor, Mekah, 30 September 2014. Direktur rumah sakit Dr. Mohammad bin Omar, tidak pasien rumah sakit yang terjangkit virus MERS atau Ebola. REUTERS/ Muhammad hamed

    TEMPO.CO, Dallas - Kasus virus mematikan ebola untuk pertama kalinya terdeteksi di Amerika Serikat. Virus yang berkembang di Afrika Barat tersebut dilaporkan menjangkiti seorang pasien di Dallas, Negara Bagian Texas. Pasien yang tidak disebutkan identitasnya itu diduga terjangkit ebola di Liberia, sebelum tiba di AS dua pekan lalu. (Baca: PBB Bangun Kantor Pusat Ebola di Ghana)

    “Pasien yang melakukan perjalanan dari Liberia ini didiagnosis terpapar ebola saat ia tiba di AS,” kata Thomas Frieden, Direktur Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), seperti dikutip BBC, Rabu, 1 Oktober 2014.

    Frieden menuturkan pasien yang kini tengah diisolasi di Rumah Sakit Texas Health Presbyterian ini meninggalkan Liberia pada 19 September lalu dan tiba di AS sehari kemudian untuk mengunjungi kerabatnya. Gejala ebola pasien itu terlihat pada 24 September lalu. Empat hari kemudian, ia dimasukkan ke ruang isolasi untuk penanganan lebih lanjut.

    Kasus di Kota Dallas ini merupakan kasus virus ebola pertama yang didiagnosis di AS. Sebelumnya dilaporkan bahwa tiga relawan AS juga terjangkit ebola setelah menjalani tugas di Afrika. Mereka kemudian dibawa ke AS untuk menjalani pengobatan. (Baca: Sekitar 120 Pekerja Medis Tewas Akibat Ebola)

    Saat ini, CDC tengah melakukan pengawasan ketat selama 21 hari terhadap semua orang yang berhubungan dengan pasien yang terinfeksi ebola tersebut. Menurut Frieden, anggota keluarga yang berhubungan langsung dengan pasien bisa jadi terjangkit ebola dalam beberapa minggu mendatang.

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC

    Terpopuler

    TKI Wanita Jadi Korban Pelecehan Polisi Malaysia  |
    Diduga Stres, 3 Tentara Israel Bunuh Diri 
    Mesir Penjarakan 68 Pendukung Mursi  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.