Wanita Muslim Dianiaya di Kereta Australia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. Foto: sxc

    Ilustrasi. Foto: sxc

    TEMPO.CO, Melbourne - Wanita muslim tengah menjadi sorotan di Australia setelah pada akhir pekan lalu muncul laporan yang menyebutkan seorang wanita berjilbab menjadi korban pelecehan rasial di dalam sebuah kereta di Melbourne. (Baca: Pria Berjanggut Dilarang Naik Bus di Xinjiang)

    Mengutip laporan Daily Mail, Senin, 29 September lalu, kejadian ini menimpa seorang wanita berjilbab berusia 26 tahun di Stasiun Kereta Batman di Melbourne Utara, Kamis malam, 25 September 2014, waktu setempat.

    Wanita yang tidak disebutkan namanya itu berdiri di dekat pintu sebelum akhirnya didekati oleh seorang wanita lain yang menyerangnya secara verbal. Tak puas mencaci-maki, penyerang pun membenturkan kepala wanita tersebut ke dinding kereta.

    “Wanita asing itu meraih leher dan rambut korban dan membenturkan kepalanya ke dinding kereta beberapa kali,” kata seorang juru bicara Kepolisian Negara Bagian Victoria, mengutip keterangan saksi mata.

    Setelah menyerang korban, pelaku yang diidentifikasikan berasal dari ras Kaukasia ini kemudian mendorong korban keluar dari kereta saat berhenti di stasiun berikutnya. Sementara itu, ia tetap berada di dalam kereta dan melanjutkan perjalanan. Hingga saat ini, polisi masih mengejar pelaku berdasarkan rekaman kamera CCTV.

    Sentimen antimuslim meningkat di Australia belakangan ini. Pemerintah setempat telah mengimbau seluruh warga agar segera melaporkan tindak kekerasan apa pun yang ditujukan kepada umat muslim di Australia. Namun, sayang, banyak warga mengeluh bahwa polisi sering memandang sebelah mata laporan tersebut. (Baca: Diskriminasi, Muslim Xinjiang Dilarang Berpuasa)

    ANINGTIAS JATMIKA | DAILY MAIL

    Terpopuler

    6 Perilaku Demonstran Hong Kong yang Patut Ditiru
    Mulai 1 Desember, WNI Bebas Visa ke Jepang 
    TKI Wanita Jadi Korban Pelecehan Polisi Malaysia  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.