Gerakan ISIS Semakin Dekati Ibu Kota Irak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan militan pejuang Islam berpatisipasi saat berparade di sepanjang jalan provinsi Raqqa utara (30/6). Pejuang Islam militan mengadakan parade di utara provinsi Raqqa Suriah untuk merayakan deklarasi

    Puluhan militan pejuang Islam berpatisipasi saat berparade di sepanjang jalan provinsi Raqqa utara (30/6). Pejuang Islam militan mengadakan parade di utara provinsi Raqqa Suriah untuk merayakan deklarasi "khalifah" Islam. Negara Islam merupakan cabang Al-Qaeda sebelumnya dikenal sebagai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Bagdad - Pergerakan pejuang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan semakin mendekati ibu kota Irak, Bagdad. Menurut Yayasan Bantuan dan Rekonsiliasi di Timur Tengah, ISIS mulai terlihat mendekati Bagdad pada Senin, 29 September 2014 pagi.

    “ISIS sekarang berada kurang dari dua kilometer dari Bagdad,” kata juru bicara yayasan ini, seperti dikutip dari laman The Independent hari ini. Pergerakan mereka kini ditahan oleh pasukan darat Irak di sekitar Bagdad. (Baca: ISIS Ingin Kibarkan Benderanya di Gedung Putih)

    Pejuang ISIS juga memerangi pasukan pemerintah di Kota Falujjah, yang berada sekitar 25 kilometer dari Bagdad. Menurut koresponden BBC, mereka sudah bertempur sejak Senin sore. Namun, masih banyak aksi penyanderaan di sepanjang jalan utama Fallujah yang dikuasai ISIS.

    Sementara itu, serangan udara Amerika Serikat pada Ahad malam menargetkan basis ISIS di Provinsi Anbar, Irak, dan empat ladang minyak di Raqqa, Suriah. Pentagon mengklaim serangan tersebut sukses. Namun, kelompok Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah yang berbasis di Inggris mengatakan bahwa sebagian besar korban adalah warga sipil. (Baca: Obama: Intelijen AS Remehkan Kekuatan ISIS)

    ANINGTIAS JATMIKA | THE INDEPENDENT

    Terpopuler

    Soal ISIS,Turki Sarankan Amerika Serang dari Darat
    PM India dan Israel Bahas Kerja Sama di New York
    Ashraf Ghani Dilantik Jadi Presiden Afganistan



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.