1,2 Juta Warga Sierra Leone Dikarantina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit Elwa, Monrovia, Liberia, 7 September 2014. Menurut WHO, separuh dari 300 pekerja kesehatan yang terkena Ebola meninggal dunia. DOMINIQUE FAGET/AFP/Getty Images

    Petugas kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit Elwa, Monrovia, Liberia, 7 September 2014. Menurut WHO, separuh dari 300 pekerja kesehatan yang terkena Ebola meninggal dunia. DOMINIQUE FAGET/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Freetown - Pemerintah Sierra Leone mengkarantina tiga distrik dan 12 chiefdom untuk mengatasi penyebaran virus ebola yang telah menjadi pandemi. Dengan karantina itu, 1,2 juta warga Sierra Leone akan terisolasi sementara waktu dan tidak bisa beraktivitas secara bebas.

    Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma, dalam pidatonya di televisi nasional pada Rabu malam, mengatakan Distrik Port Loko dan Bombali di utara akan ditutup bersama Distrik Moyamba di selatan. Sedangkan Distrik Kenema dan Kailahun telah dikarantina lebih dulu. Dua distrik ini dihuni lebih dari sepertiga populasi 6 juta jiwa. (Baca juga: Situs HealthMaps Bantu Petakan Kasus Ebola)

    Ini berarti sudah lima dari total 14 distrik di negara tersebut yang dikarantina. "Isolasi distrik ini tentunya akan menimbulkan kesulitan besar. Namun nyawa semua orang dan keselamatan negara ini lebih diutamakan daripada kesulitan-kesulitan tersebut," ujar Koroma, seperti dilansir Channel News Asia, Kamis, 25 September 2014.

    Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), wabah mematikan ebola telah menginfeksi hampir 6.000 orang di Afrika Barat dan menewaskan hampir separuhnya. Ebola dapat menginfeksi korbannya hanya dalam hitungan hari. Mereka yang terinfeksi biasanya memiliki gejala demam, nyeri otot, muntah, diare, dan perdarahan di beberapa bagian tubuh. (Baca: WHO Butuh Dana Rp 11,9 Triliun untuk Lawan Ebola)

    Di Sierra Leone, ebola telah menginfeksi 1.813 orang, 593 di antaranya meninggal. Jalur-jalur wisata menuju atau dari wilayah yang tidak dikarantina telah diatur sedemikian rupa, tapi hanya dibuka pukul 09.00-17.00.

    Awal pekan ini, WHO melaporkan, sejak virus ebola muncul pertama kali di Guinea pada Desember lalu, 5.864 orang telah terinfeksi dengan 2.811 di antaranya tewas. Di Liberia, 3.022 orang terinfeksi ebola, 1.578 di antaranya tewas. Di Guinea, ebola menginfeksi 1.008 orang, 632 di antaranya tewas.

    CHANNEL NEWS ASIA | ROSALINA


    Berita Terpopuler
    6 Orang Mati, Vonis Anas, dan Skandal Hambalang
    Kata Anas Soal Janji Gantung di Monas Usai Vonis
    Anas Tantang Hakim dan Jaksa Bersumpah Mubahalah 
    Puncak Carstensz Jadi Incaran Turis Asing
    Harga Hewan Kurban Anjlok Menjelang Idul Adha  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.