Perusahaan Konstruksi Jerman Buat Lambang Nazi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter klub sepak bola Karpaty Lviv membentangkan bendera bergambar swastika, seabagai lambang Nazi saat menonton tim pujaan mereka bermain melawan Dynamo Kiev, 2007 silam. REUTERS/Stringer/Files

    Suporter klub sepak bola Karpaty Lviv membentangkan bendera bergambar swastika, seabagai lambang Nazi saat menonton tim pujaan mereka bermain melawan Dynamo Kiev, 2007 silam. REUTERS/Stringer/Files

    TEMPO.CO, Goslar - Segala sesuatu yang berhubungan dengan Nazi memang sangat sensitif bagi warga Jerman. Tak heran jika seorang pejalan kaki di daerah Goslar, Jerman utara, melaporkan perusahaan konstruksi ke polisi karena jalan yang mereka bangun membentuk batu bata seperti lambang swastika Nazi. (Baca: Dianggap Pro-Nazi, Zara Tarik Produk Kausnya)

    Dikutip Daily Mail, Selasa, 23 September 2014, perusahaan konstruksi jalan itu langsung dipanggil ke tempat kejadian. Saat ditanya oleh yang berwajib, perwakilan dari perusahaan mengaku bentuk swastika itu hanyalah kecelakaan.

    Pejabat Dewan Kota Goslar, Christian Burgart, juga tidak dapat memastikan apakah perusahaan memang sengaja atau hanya kebetulan. Namun Burgart meminta perusahaan mengatur kembali bata yang sudah dipasang agar tak lagi membentuk simbol Nazi.

    "Hal ini tidak bisa dimaklumi. Karena itu, kami meminta perusahaan menghapus lambang Nazi ini, entah itu sengaja atau tidak. Simbol ini tidak ada hubunganya dengan kota kami. Tak ada tempat untuk lambang seperti itu di kota kami," kata Burgart. (Baca: Fidel Castro Sebut NATO Mirip Nazi)

    Hukum Jerman melarang penggunaan simbol-simbol organisasi inkonstitusional, termasuk simbol Nazi. Larangan tersebut tercatat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jerman bagian 86a yang menyebut, "Melarang segala bentuk tampilan swastika, bahkan jika digunakan dalam situasi yang 'tidak bersalah'."

    RINDU P. HESTYA | DAILY MAIL

    Berita Lain:
    Terduga Pembunuh Tiga Remaja Israel Tewas Ditembak 
    SBY Ceramahi 1.000 Kadet Militer AS di West Point
    AS Beri Tahu Suriah Saat Menyerang ISIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?