Terdesak ISIS, 100 Ribu Pengungsi Masuki Turki

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Turki berjaga diperbatasan saat warga Suriah Kurdi menunggu melintasi perbatasan di Suruc, provinsi Sanliurfa, Turki, 19 September 2014. Sekitar seratus ribu warga menyeberang ke Turki setelah melarikan diri dari Negara Islam (IS). REUTERS/Stringer

    Tentara Turki berjaga diperbatasan saat warga Suriah Kurdi menunggu melintasi perbatasan di Suruc, provinsi Sanliurfa, Turki, 19 September 2014. Sekitar seratus ribu warga menyeberang ke Turki setelah melarikan diri dari Negara Islam (IS). REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Istanbul - Gempuran milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)--kini menyebut diri sebagai Negara Islam atau Daulah Islamiyah (DI)--di utara Suriah telah memaksa 100 ribu orang memasuki wilayah Turki dalam tiga hari terakhir. (Baca: ISIS Bebaskan 49 Warga Turki)

    Mengutip pernyataan Kepala Manajemen Bencana Turki (AFAD), Fuat Oktay, dalam Daily Sabah, hari ini, 22 September 2014, angka itu menandakan jumlah pengungsi terbesar yang pernah memasuki Turki sejak perang sipil Suriah yang dimulai lebih dari tiga tahun lalu.

    Menurut laporan BBC, Turki, yang berbatasan dengan Irak dan Suriah, telah menerima 847 ribu pengungsi sejak pemberontakan tiga tahun lalu terhadap Presiden Bashar al-Assad. (Baca: 30 Negara Sepakat Gempur ISIS Serentak)

    Turki memang membuka perbatasannya sepanjang sekitar 30 kilometer sejak Jumat, 19 September lalu. Perbatasan dibuka bagi warga Suriah yang melarikan diri dari Kota Kobane--permukimam warga Kurdi--menyusul bentrokan antara milisi ISIS dan pejuang Kurdi.

    Menurut catatan AFAD, jumlah pengungsi terus meningkat sejak Jumat. Saat itu, tercatat ada sekitar 45 ribu pengungsi yang datang, dan meningkat menjadi 65 ribu pada Sabtu. Hingga akhirnya kemarin jumlah pengungsi mencapai angka 100 ribu.

    ANINGTIAS JATMIKA | DAILY SABAH | BBC

    Terpopuler

    Cina Curigai Dubesnya di Islandia Mata-mata Jepang 
    CIA Berhenti Mata-matai Sekutunya di Eropa Barat
    Mengaku Sakit, Pria Ini Terobos Masuk Gedung Putih



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.