ISIS Ancam Bom Times Square

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cahaya yang menembus langit di belakang jembatan Brooklyn yang berdekatan dengan lokasi terjadinya tragedi serangan gedung World Trade Center di New York 10 September. Seni instalasi dengan 88 cahaya menandai serangan 11 September pada 2001. AP/Mark Lennihan

    Cahaya yang menembus langit di belakang jembatan Brooklyn yang berdekatan dengan lokasi terjadinya tragedi serangan gedung World Trade Center di New York 10 September. Seni instalasi dengan 88 cahaya menandai serangan 11 September pada 2001. AP/Mark Lennihan

    TEMPO.CO, New York - Milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merilis sebuah video berisi ancaman akan membom beberapa kota di Amerika Serikat. Menurut laporan, video tersebut dirilis oleh pusat media pendukung ISIS, Al Hayat, sekitar 3 minggu yang lalu.

    Dikutip dari The Telegraph, 17 September 2014, video tersebut ditayangkan dalam forum kelompok milisi ISIS. Video berdurasi 52 detik berjudul To the Lone Wolves in America: How to Make a Bomb in Your Kitchen, to Create Scenes of Horror in Tourist Spots and Other Targets muncul dalam 24 jam terakhir di Internet. Isi dari video tersebut adalah pesan bahwa para milisi ISIS akan membom tempat publik yang banyak dilalui orang di Kota New York, Las Vegas, dan Texas. (Baca: Paham Ini Jadi Cikal Bakal ISIS)

    Para milisi berencana memasang bom pipa rakitan di Times Square, lokasi terkenal yang menjadi “jantung” dari Kota New York. Video ini muncul sebagai respons dari pernyataan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang ingin menghancurkan ISIS.

    “Kami sangat khawatir dengan isu ini, kapabilitas yang dimiliki ISIS dengan menggunakan sosial media sebagai upaya perekrutan mereka. ISIS lebih berbahaya dari Al-Qaeda,” kata Bill Bratton, Komisaris Kepolisian New York. (Baca: Amerika Mulai Gempur Pertahanan ISIS di Irak)

    Kepolisian Kota New York mengkhawatirkan ancaman video tersebut karena sebelumnya seorang warga New York telah ditangkap dan diadili oleh pengadilan di Rochester. Mufid Elfgeeh, 30 tahun, ditangkap karena membantu ISIS membunuh tentara Amerika Serikat. Selain itu, dia juga berusaha membantu 3 warga Amerika Serikat untuk pergi ke Suriah. (Baca: Liga Arab Sepakat Gempur ISIS Bersama)

    THE TELEGRAPH | VIQIANSAH DENNIS

    Baca juga:
    Ini Agenda SBY Selama 3 Hari di Portugal
    Djan Faridz Adukan Pengembang Nakal ke KPK
    Kasus SKK Migas, Ini 3 Poin Eksepsi Artha Meris
    Saksi Kunci AKBP Idha Dibekuk di Jakarta
    Mantan Anak Buah Jero Wacik Ikut Diperiksa KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.