Bekas Menteri Pakistan Diusir Penumpang Pesawat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Pakistan International Airlines (PIA) yang diancam bom mendarat di Bandara Ataturk, Istanbul. REUTERS

    Pesawat Pakistan International Airlines (PIA) yang diancam bom mendarat di Bandara Ataturk, Istanbul. REUTERS

    TEMPO.CO, Islamabad - Sekelompok penumpang berang dan mencegah dua politikus Pakistan memasuki kabin pesawat. Para penumpang kesal karena mereka dipaksa menunggu kedatangan dua politikus tadi selama dua jam.

    Dalam sebuah siaran video pada Selasa, 16 September 2014, tampak sejumlah penumpang marah-marah akibat maskapai penerbangan Pakistani International Airline yang mereka tumpangi tidak segera mengudara. Pesawat ditunda penerbangannya lantaran harus menunggu bekas Menteri Dalam Negeri Rehman Malik dan Ramesh Kumar Vankwani, politikus dari partai minoritas Hindu.

    Belum jelas mengapa kedua anggota parlemen dari partai berkuasa di Pakistan itu terlambat datang sehingga mengorbankan penumpang lainnya. Namun, ketika dua politikus ini datang, sejumlah penumpang serempak mengusirnya dan meminta mereka tidak memasuki kabin pesawat.

    Mereka meneriaki Malik, "Anda harus malu dengan dirimu sendiri. Anda harus minta maaf kepada para penumpang."

    Setelah kemarahan penumpang redah, PIA akhirnya terbang dari Karachi menuju Islamabad, Senin malam waktu setempat, 15 September 2014, tanpa kedua orang tersebut.

    BBC | GULFNEWS | CHOIRUL

    Terpopuler:
    Bimbim Slank Demen Bila Ahok Marah
    Jadi Presiden, Harga Sepatu Jokowi Rp 400 Ribu
    Jokowi Siapkan 2 Pos Menteri untuk Partai KMP
    Ini Daftar Kandidat Kuat Pengisi Kabinet Jokowi
    Koin Logam 5.200 SM Ditemukan di Gunung Padang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.