Negara-negara Arab Siap Gempur IS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok ISIS berpawai di Raqqa, Suriah, 30 Juni 2014. Amerika Serikat di bawah pemerintahan Obama menjalin koalisi dengan negara-negara Timur Tengah untuk membasmi kelompok ekstrimis ISIS. (AP/Raqqa Media Center/ISIS)

    Kelompok ISIS berpawai di Raqqa, Suriah, 30 Juni 2014. Amerika Serikat di bawah pemerintahan Obama menjalin koalisi dengan negara-negara Timur Tengah untuk membasmi kelompok ekstrimis ISIS. (AP/Raqqa Media Center/ISIS)

    TEMPO.CO, Washington - Sejumlah negara Arab menyatakan siap menggempur posisi kelompok Negara Islam sebagaimana diinginkan Amerika Serikat.

    Menurut pejabat AS yang tak bersedia disebutkan namanya, negara-negara di Timur Tengah itu siap berperang melawan IS. Namun sumber itu menjelaskan pada Ahad, 14 September 2014, langkah mereka tetap sesuai dengan pertimbangan AS.

    "Saya tidak ingin meninggalkan Anda dengan kesan bahwa anggota negara-negara Arab tidak siap melakukan serangan udara, sebab mereka telah memiliki persenjataan udara," kata seorang pejabat senior di Kementerian Pertahanan AS di Paris. Pejabat lain yang juga tidak ingin diketahui identitasnya menambahkan, gempuran itu tidak terbatas di Irak saja.

    Pada Kamis, 11 September 2014, Menteri Luar negeri AS John Kerry mendapatkan dukungan dari negara-negara Arab  untuk menyudahi kelompok Negara Islam. Negara-negara Arab itu termasuk Mesir, Irak, Yordania, Libanon, dan enam negara Teluk berikut Arab Saudi dan Qatar.

    Sampai sejauh ini hanya Prancis yang menyatakan siap bergabung dengan AS untuk melakukan serangan terhadap basis Negara Islam, meskipun negara tersebut melibatkan diri hanya terbatas di Irak.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Terpopuler:
    SBY Bingung Disalahkan Soal RUU Pilkada
    Koalisi Merah Putih Jalani Strategi Bumi Hangus 
    Pilkada Langsung Boros? Ini Bantahannya 
    Menelisik Pengurusan Pelat Nomor Cantik Mobil Mewah 
    SBY: Partai Demokrat Bukan Koalisi Merah Putih


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.