Malaysia Minta Akses Masuki Lokasi Jatuhnya MH17  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Malaysia Najib Razak melalui Twitternya @NajibRazak menyatakan harapan agar hubungan antara Indonesia-Malaysia dapat menguat kembali.  REUTERS/Olivia Harris

    Perdana Menteri Malaysia Najib Razak melalui Twitternya @NajibRazak menyatakan harapan agar hubungan antara Indonesia-Malaysia dapat menguat kembali. REUTERS/Olivia Harris

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Menyusul laporan terbaru terkait dengan insiden jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 yang dirilis pada Selasa, 9 September 2014, Malaysia, Belanda, dan Australia meminta kepada pihak-pihak yang bertikai di wilayah jatuhnya pesawat di timur Ukraina untuk memberikan akses kepada tim penyelidik. (Baca: Investigator MH17: Jatuh Dihantam Benda yang Cepat)

    “Adalah sangat penting bagi tim penyidik untuk diberi akses penuh dan tanpa rintangan ke lokasi kejadian untuk mengangkut seluruh jasad, merampungkan penyelidikan, dan mengungkap apa yang terjadi,” kata Perdana Menteri Najib Razak seperti dikutip BBC, Rabu, 10 September 2014.

    Memang, wilayah tersebut dikuasai pemberontak pro-Rusia yang terus bersitegang dengan pasukan militer Ukraina. Namun demikian, kedua belah pihak, baik Ukraina maupun separatis pro-Rusia memastikan keamanan bagi tim penyelidik.

    Lambatnya penyelidikan, kesimpulan awal yang terlalu hati-hati, dan fakta bahwa puing-puing pesawat Malaysia Airlines MH17 masih berserakan di lokasi kejadian membuat Ukraina dan keluarga korban menjadi marah. (Baca: Penyelidikan Mh17 Dinilai Lambat)

    "Kami hanya ingin semua korban dapat ditemukan, diidentifikasi, dan dikubur dengan layak. Kami ingin pelaku segera diketahui dan dihukum. Selama itu belum terjadi, semua keluarga dan teman-teman korban akan terus menderita,” ujar Zenaida Ecal, seorang warga Filipina yang kehilangan sahabatnya dalam tragedi pada 17 Juli lalu.

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC | DAILY MAIL

    Terpopuler
    Milisi Wanita ISIS Bentuk Brigade Al-Khansaa
    Inggris Tangkap 12 Orang Terkait Algojo ISIS
    Hadiri Pernikahan Gay, 12 Pria Mesir Ditangkap


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.