Kamerun Membunuh 100 Pejuang Boko Haram

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota kelompok pemburu  tradisional berkumpul di kamp Maiduguri (21/5). Terorisme di Nigeria telah menjadi sorotan baru-baru ini sejak lebih dari 200 anak sekolah diculik oleh kelompok militan Boko Haram. REUTERS/Joe Penney

    Sejumlah anggota kelompok pemburu tradisional berkumpul di kamp Maiduguri (21/5). Terorisme di Nigeria telah menjadi sorotan baru-baru ini sejak lebih dari 200 anak sekolah diculik oleh kelompok militan Boko Haram. REUTERS/Joe Penney

    TEMPO.CO, Fotokol - Pasukan pemerintah Kamerun mengaku berhasil menghabisi nyawa lebih dari 100 pejuang Boko Haram dalam sebuah pertempuran di perbataan Nigeria, sekaligus dijadikan basis perjuangan mereka.

    Dalam sebuah pernyataan yang diwartakan Al Jazeera, Selasa, 9 September 2014, juru bicara pemerintah Kamerun, Issa Tchiroma Bakary, mengatakan kedua belah pihak terlibat pertempuran sengit di sebelah utara Nigeria pada Sabtu, 6 September 2014. Namun demikian pernyataan Bakary belum bisa dikonfirmasi kepada pihak independen.

    Menurut pernyataan tersebut, para pejuang Boko Haram menembakkan mortir ke Kota Fotokol terletak di sebelah utara Kamerun berbatasan dengan Nigeria pada sekitar pukul 01.00 waktu setempat atau 12.00 GMT, Sabtu, 6 September 2014. "Tidak ada korban jiwa di pihak kami," ujar pemerintah.

    "Pasukan pertahanan kami merespons serangan mortir yang ditembakkan dari basis perjuangan kelompok teroris Boko Haram. Kami berhasil membunuh lebih dari 100 para penyerang."

    Pemerintah menambahkan, pasukan Kamerun memaksa mereka kembali ke perbatasan Nigeria di Kota Gamboru Ngala yang telah dikuasai Boko Haram sepekan lalu. Kota Gamboru Ngala dipisahkan oleh jembatan dengan Kota Fotokol.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Terpopuler:
    Temui Mega, Risma Tak Bersedia Jadi Menteri Jokowi
    PKS Blunder Usung Pilkada Tak Langsung
    Ketemu Sudi Silalahi, Rini Minta Maaf
    Jokowi: RUU Pilkada Potong Kedaulatan Rakyat
    Demi Prabowo, PKS Setuju Pilkada Lewat DPRD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.