Ada Benda Mencurigakan, Bandara London Ditutup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para calon penumpang mengantri untuk melakukan penerbangan di Bandara Luton, London, Inggris, setelah ditemukan 'barang mencurigakan', Senin 8 September 2014. Danny E. Martindale/Getty Images

    Para calon penumpang mengantri untuk melakukan penerbangan di Bandara Luton, London, Inggris, setelah ditemukan 'barang mencurigakan', Senin 8 September 2014. Danny E. Martindale/Getty Images

    TEMPO.COLondon - Para calon penumpang yang berada di gedung terminal Bandara Luton, Inggris, di utara London, telah dievakuasi setelah sebuah barang mencurigakan ditemukan. Demikian pernyataan polisi dan pihak bandara pada Senin, 8 September 2014. (Baca: Cara Pemerintah Inggris Cegah Warganya Ikutan ISIS)

    "Bandara Luton telah mengamankan gedung terminal setelah barang yang mencurigakan ditemukan di area pencarian keamanan. Keputusan ini diambil polisi untuk menjamin keselamatan dan keamanan penumpang dan staf," demikian isi pengumuman tersebut dalam laman resmi Bandara Luton, seperti dikutip dari Reuters.

    Evakuasi ini juga memaksa sejumlah pesawat yang akan mendarat ditangguhkan sementara. Jalan menuju bandara juga ditutup. 

    Polisi Bedfordshire mengatakan telah “membersihkan” ruang keberangkatan di Luton. Luton merupakan bandara terbesar keenam di negara itu, terutama melayani penerbangan dengan tujuan tempat-tempat berlibur. 

    Inggris baru-baru ini mengeluarkan peringatan terorisme internasional pada tingkat kedua tertinggi. Negara itu juga menyatakan bahwa Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) menimbulkan risiko keamanan terbesar yang pernah terjadi di negara itu. (Baca: ISIS Kini Sandera Warga Negara Inggris)

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler
    Begini Cara Jack The Ripper Membunuh Korbannya
    Jack The Ripper Ternyata Tukang Cukur Polandia
    Naked Sushi, Makan Sushi di Tubuh tanpa Busana  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.