Separatis Pro-Rusia Bebaskan 1.200 Tahanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara relawan memegang bunga pemberian keluarga sebelum dikirim untuk bergabung dengan batalyon khusus unit tempur melawan separatis pro-Rusia, di Kiev, Ukraina, 26 Agustus 2014. (AP/Efrem Lukatsky)

    Tentara relawan memegang bunga pemberian keluarga sebelum dikirim untuk bergabung dengan batalyon khusus unit tempur melawan separatis pro-Rusia, di Kiev, Ukraina, 26 Agustus 2014. (AP/Efrem Lukatsky)

    TEMPO.CO, Kiev - Separatis pro-Rusia yang menguasai wilayah timur Ukraina akhirnya membebaskan 1.200 orang yang mereka tahan pada Jumat, 5 September 2014 lalu. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan pemerintah Ukraina sekaligus pertukaran tahanan.

    Seperti dikutip dari kantor berita Interfax Ukraina, pada Senin, 8 September 2014, BBC melaporkan Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan “dalam empat hari terakhir, kami berhasil memastikan pembebasan 1.200 tahanan.” (Baca: Krisis Ukraina Paksa Setengan Juta Orang Mengungsi)

    Pengumuman ini dikeluarkan setelah gencatan senjata dicapai di Minsk, Belarusia, lewat perundingan yang ditengahi Organisasi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE). (Baca: Putin: Saya Bisa Ambil Kieb dalam Dua Minggu)

    Sebelum gencatan senjata berlaku, kelompok pro-Rusia mencatat kemajuan di timur Ukraina  dan menguasai wilayah di luar Mariupol. Meskipun terjadi penembakan sporadis, gencatan senjata sepertinya tetap berlaku.

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC

    Terpopuler

    Begini Cara Jack The Ripper Membunuh Korbannya
    Jack The Ripper Ternyata Tukang Cukur Polandia
    Naked Sushi, Makan Sushi di Tubuh tanpa Busana  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.