Identitas Jack the Ripper Akhirnya Terungkap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aaron Kosminski diyakini sebagai Jack the Ripper. Hollywoodlife.com

    Aaron Kosminski diyakini sebagai Jack the Ripper. Hollywoodlife.com

    TEMPO.CO, London - Identitas pelaku pembunuhan berantai yang paling ditakuti di Inggris, Jack the Ripper, akhirnya terkuak. Dari hasil tes DNA, ilmuwan menemukan bahwa Jack the Ripper bernama asli Aaron Kosminski, seorang imigran Polandia yang merupakan salah satu pasien rumah sakit jiwa.

    Penyelidikan ini dimulai saat pengusaha Russel Edwards membeli selendang di badan lelang khusus barang-barang langka. Belakangan syal itu diketahui milik salah satu korban Jack, Catherine Eddowes. Menurut catatan polisi, pembunuhan Eddowes terjadi 126 tahun silam.

    Mengetahui hal itu, Edwards lalu meminta bantuan dokter Jari Louhelainen untuk menyelidiki bekas darah yang terdapat pada syal itu. Menggunakan bantuan teknologi canggih, Louhelainen, yang merupakan ahli genetika terkenal di dunia, mengekstrak DNA Jack dan membandingkannya dengan DNA keturunan keluarga Eddowes.

    "Untuk mengambil sampel DNA, saya menggunakan teknik ciptaan saya sendiri untuk menarik materi genetik asli dari syal. Lalu, saya menstabilkan dan mengurutkan DNA-nya. Ketepatan temuan ini mencapai 99,2 persen. Namun, dengan pengujian kedua, saya menemukan kecocokan hingga 100 persen," kata Louhelainen, seperti dilaporkan Daily Mail, Sabtu, 6 September 2014.

    Aaron Kosminski merupakan satu dari tiga tersangka yang paling diduga kuat sebagai Jack the Ripper. Kepala Inspektur Donald Swanson telah mencatat nama Kosminski sejak awal penyelidikan. Dari hasil laporan, Kosminski diketahui menderita skizofrenia.

    Saat Kosminski berhasil ditangkap, polisi tidak memiliki cukup bukti untuk menjebloskannya ke bui. Padahal keterangan dari saksi sudah sangat kuat. Meski tak dipenjara, Kosminski harus menginap di rumah sakit jiwa selama hidupnya. "Saya yakin Kosminski adalah orang yang kami cari," kata Edward.

    Jack the Ripper melakukan pembunuhan di jalan-jalan kecil di Kota London sejak 1888. Kasus pembunuhan Jack The Ripper terus menjadi misteri dan tidak pernah terpecahkan sejak saat itu.
    Temuan Louhelainen akan diterbitkan pekan ini dalam buku berjudul Naming Jack The Ripper.

    RINDU P. HESTYA | DAILY MAIL | MASHABLE

    Berita Lain:

    Begini Cara Jack the Ripper Membunuh

    'Polisi Syariat' Berpatroli di Jerman  

    Malaysia dan Australia Terus Mencari MH370 
    Ratusan Orang Tewas Akibat Banjir Pakistan-India  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.