Australia Akan Dirikan Kedutaan di Ukraina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Australia Tony Abbott. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

    PM Australia Tony Abbott. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

    TEMPO.CO, Canberra - Australia berencana untuk membuka kedutaan besar di Kiev, Ukraina, dan tengah mempertimbangkan untuk memberikan bantuan militer di sana. Dalam pernyataannya pada Rabu, 3 September 2014, PM Tony Abbot menyatakan upaya ini dilakukan untuk mendukung sembilan penyidik polisi federal Australia yang tengah menyelidiki tragedi Malaysia Airlines MH17.

    “Secara geografis, Australia dan Ukraina memang jauh. Tapi kami akan tumbuh dekat dalam menanggapi tragedi MH17 yang menewaskan 37 warga Australia,” kata Abbot, seperti dikutip Xinhua.

    Tak hanya berkaitan dengan tragedi MH17, pendirian kantor ini juga diiringi dengan pertimbangan untuk memberikan bantuan guna meningkatkan kapasitas sipil dan militer di negara pecahan Uni Soviet tersebut. (Baca: Australia Kirim 100 Polisi Tambahan ke Lokasi MH17)

    Dalam pernyataan yang disampaikan Abbott di hadapan parlemen ini, disampaikan pula ucapan terima kasih Australia atas bantuan Ukraina terhadap jasad penumpang MH17 yang diduga jatuh ditembak di wilayah timur Ukraina.

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA

    Terpopuler|

    Putin: Saya Bisa Ambil Kiev dalam 2 Minggu
    Obama Bersumpah Hancurkan ISIS
    NU Anggap Penggusur Makam Nabi Sakit Jiwa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.