Putin: Saya Bisa Ambil Kiev dalam 2 Minggu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang warga Ukraina tertidur di ruangan bawah tanah yang digunakan untuk menghindar dari serangan bom di kota Yasynuvata, Donetsk (13/8). MAX VETROV/AFP/Getty Images

    Dua orang warga Ukraina tertidur di ruangan bawah tanah yang digunakan untuk menghindar dari serangan bom di kota Yasynuvata, Donetsk (13/8). MAX VETROV/AFP/Getty Images

    TEMPO.COKiev - Presiden Rusia Vladimir Putin dalam telewicara via telepon dengan Presiden Komisioner Eropa Jose Manuel Barroso mengatakan Rusia dapat saja menguasai Kiev, ibu kota Ukraina, dalam tempo dua minggu. Namun, ia tidak melakukan hal itu.

    "Jika mau, saya dapat ambil Kiev dalam dua minggu," kata Putin seperti dilansir The Huffington Post, 2 September 2014. Putin bersikeras bahwa Rusia akan terus melindungi kepentingan nasionalnya di Ukraina.

    Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin lalu mengatakan Moskow menyangkal bahwa mereka telah melakukan intervensi militer di Ukraina. Lavrov menegaskan negaranya tidak bermaksud mengabaikan ancaman sanksi berat dari Barat.

    Di House of Commons, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengecam keberadaan pasukan militer Rusia di tanah Ukraina. Hal tersebut dianggap sebagai langkah ilegal dan tidak dapat diterima. Moskow dituduh tidak memberikan pilihan yang lebih demokratis terhadap Ukraina.

    Sampai saat ini, konflik di sebelah timur Ukraina masih terus berlangsung. Perundingan antara pemerintah Ukraina dengan pemimpin kelompok separatis sekarang dilakukan di Minsk, ibu kota Belarusia. Pada Ahad lalu para pemimpin di Eropa memerintahkan adanya pembahasan terkait sanksi baru kepada para pejabat pertahanan, energi dan sektor finansial Kremlin. 

    Kondisi menjadi semakin kompleks karena Presiden Ukraina Petro Poroshenko akan menghadiri pertemuan dengan para pemimpin negara anggota NATO minggu ini di Wales. Padahal, Ukraina bukanlah anggota NATO. Di lain pihak, pasukan Inggris akan ambil bagian dalam latihan militer dengan negara-negara Blok Timur.

    THE HUFFINGTON POST | VIQIANSAH DENNIS

    Baca juga:
    Misteri Batu Berjalan di Lembah Kematian Terkuak
    Pendiri Golkar Cap Agung Laksono Pengkhianat
    ISIS Kembali Eksekusi Jurnalis Amerika Serikat
    KPK: Jero Wacik Segera Jadi Tersangka
    Jadi Tersangka, Jero Bakal Dipecat dari Demokrat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?