PBB: Dalam Sebulan, 1.420 Orang Terbunuh di Irak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota pasukan Kurdish Peshmerga berjaga di garis depan Sulaiman Pek, Irak, 31 Agustus 2014.  Pasukan keamanan Irak berupaya menghentikan pengepungan kota Amerli oleh militan ISIS.   REUTERS/ Stringer

    Anggota pasukan Kurdish Peshmerga berjaga di garis depan Sulaiman Pek, Irak, 31 Agustus 2014. Pasukan keamanan Irak berupaya menghentikan pengepungan kota Amerli oleh militan ISIS. REUTERS/ Stringer

    TEMPO.CO, Bagdad - Sebuah laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan bahwa kekerasan sektarian di Irak telah menewaskan 1.420 orang sepanjang bulan Agustus tahun ini. Tak hanya itu, sekitar 1.370 orang lainnya juga terluka dan 600 ribu orang terpaksa mengungsi akibat serangan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang terus berupaya mendirikan khilafah.

    “Ribuan orang masih menjadi sasaran pembunuhan kelompok ISIS dan kelompok bersenjata lain yang mengatasnamakan etnis dan agama mereka,” kata perwakilan PBB di Irak, Nickolay Mladenov, seperti dikutip dari Reuters hari ini. (Baca: PBB Bentuk Tim Investigasi Selidiki ISIS di Irak)

    PBB menyatakan jumlah korban bisa jauh lebih tinggi dari data tersebut. Namun PBB tidak bisa memverifikasi laporan kematian yang terjadi di daerah yang dikuasai militan pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi tersebut.

    Adapun, menurut data PBB, korban jiwa pada bulan ini menurun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Pada Juli, kekerasan sektarian ini menewaskan 1.737 orang, dan pada Juni menewaskan 2.400 orang.

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Kibarkan Bendera Putih, Tentara Ukraina Dibantai
    Gali Pasir di Pantai, Bocah Ini Tewas Tertimbun
    Yahudi Ortodoks Diusir di Guatemala  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.