Tiga Pemerkosa Guatemala Dibakar Hidup-hidup  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. freedommag.org

    Ilustrasi. freedommag.org

    TEMPO.CO, Guatemala City - Tiga tersangka pemerkosa dibunuh oleh massa yang marah di Yalamciop, Provinsi Huhuetanango, Guatemala, pada Senin, 25 Agustus 2014. Warga yang marah mengikat ketiganya di pohon dan membakar mereka hidup-hidup.

    Mengutip laporan Fox News, Senin lalu, ketiganya diidentifikasi sebagai kakak-beradik. Ketiganya adalah Enrique, 26 tahun; Rigoberto Martinez Ramos, 18 tahun; serta Leonardo Herrera, 18 tahun--yang merupakan keponakan Enrique dan Rigoberto. (Baca: Tolak Lamaran, Gadis Pakistan Dibakar Hidup-hidup)

    Wakil Kepala Polisi Henry Delgado menyatakan ketiganya ditangkap pada Sabtu lalu oleh massa lokal atas tuduhan penculikan dan pemerkosaan. Petugas polisi telah berusaha mencegah hukuman mati yang tidak melalui proses peradilan tersebut. Namun, campur tangan mereka gagal.

    Keadilan rakyat telah menjadi fenomena di Guatemala sejak perjanjian damai pada 1996 lalu guna mengakhiri perang saudara yang berkecamuk selama 36 tahun di negeri itu sehingga menimbulkan korban yang tidak sedikit. Berdasarkan catatan Mutual Support Group, sebuah organisasi pemantau HAM, jumlah korban pada 2013 mencapai 36 orang.

    ANINGTIAS JATMIKA | FOX NEWS

    Terpopuler

    Ini 8 Anggota ISIS yang Mirip Pemenggal Jurnalis AS
    Ini Skenario Inggris Buru Pemenggal James Foley
    Diam-diam Mesir dan Uni Emirat Arab Serang Tripoli


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.