Helikopter PBB Ditembak di Sudan, Tiga Tewas

Reporter

Seorang pengungsi perempuan melintas disamping tank sambil membawa dirigen air bersih di kamp Misi PBB di Sudan Selatan (UNMISS) di Malakal, Negara Bagian Nil Atas, Sudan Selatan, Senin (3/3). REUTERS/Andreea Campeanu

TEMPO.CO, Khartoum - Helikopter milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ditembak jatuh oleh kelompok pemberontak saat memasuki wilayah Sudan selatan, Selasa, 26 Agustus 2014. Akibat dari kejadian ini, tiga orang tewas dan satu orang selamat.

"Semua awak yang berada di di dalam helikopter itu adalah orang Rusia. Kami sedang menyelidiki penyebab kejadian ini," kata pihak PBB, seperti dilaporkan AP, Selasa, 26 Agustus 2014. (Baca: PBB Kutuk Meluasnya Kerusuhan di Sudan Selatan)

Juru bicara gubernur negara bagian Sudan di Northern Bahr el-Ghazal, Akol Ayom Wek, mengatakan bahwa komandan pemberontak, Peter Gadet, telah memberikan peringatan kepada pilot helikopter jenis Mi-8 itu agar tak melewati wilayah tersebut sejak Ahad lalu. "Pasukan Gadet menembak helikopter dengan roket granat," kata Wek.

Sudan selatan memang tengah mengalami konflik sejak Desember lalu. Konflik ini terjadi antara kelompok pemberontak yang setia kepada mantan Wakil Presiden Riek Machar dengan militer presiden yang baru, Salva Kirr. (Baca: Sudan Menghukum Mati Perempuan Murtad)

Penembakan helikopter itu terjadi satu hari setelah kedua belah pihak yang berseteru menandatangani perjanjian gencatan senjata di Ethiopia. Perjanjian ini akan memberlakukan gencatan senjata selama 45 hari.

Ribuan orang tewas sepanjang tahun ini karena pertempuran sengit antara militer Sudan dengan para pemberontak. Menurut laporan, kehadiran PBB di Sudan adalah untuk memberikan bantuan makanan kepada 1,8 juta orang yang meninggalkan rumah akibat perang sejak Desember lalu.

RINDU P. HESTYA | AP

Berita Lain:
Khadijah, Militan Wanita Pertama ISIS Asal Inggris
Ini 8 Anggota ISIS yang Mirip Pemenggal Jurnalis AS
Ini Skenario Inggris Buru Pemenggal James Foley

 






UGM Tembus 10 Besar Dunia Versi THE University Impact Rankings 2022

29 April 2022

UGM Tembus 10 Besar Dunia Versi THE University Impact Rankings 2022

Pada tahun ini Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menembus posisi 10 besar dunia untuk SDG 1, yaitu No Poverty atau Tanpa Kemiskinan.


Siswa MAN 2 Mataram Wakili Indonesia di Simulasi Sidang PBB

2 Maret 2022

Siswa MAN 2 Mataram Wakili Indonesia di Simulasi Sidang PBB

Muhammad Andrianudin, siswa kelas 12 Program Keagamaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram menjadi wakil Indonesia di simulasi sidang PBB atau MUN.


Sekolah Bogor Raya Jadi Tuan Rumah Simulasi Sidang PBB Harvard Student Agencies

15 Februari 2022

Sekolah Bogor Raya Jadi Tuan Rumah Simulasi Sidang PBB Harvard Student Agencies

Sekolah Bogor Raya menjadi tuan rumah Harvard Student Agencies Model United Nations yang diikuti siswa dari enam benua.


Usaha Sosial Dorong Pemulihan Inklusif Dampak Pandemi Covid-19

18 November 2021

Usaha Sosial Dorong Pemulihan Inklusif Dampak Pandemi Covid-19

Kontribusi usaha sosial terbukti bantu mewujudkan pemulihan dan pembangunan inklusif.


PBB: Kelompok Rentan Bagian Utama Pemulihan Inklusif Dampak Pandemi

22 Oktober 2021

PBB: Kelompok Rentan Bagian Utama Pemulihan Inklusif Dampak Pandemi

Kolaborasi dan pendekatan sosio-ekonomi jadi cara jitu percepepat pemulihan dampak pandemi Covid-19 secara inklusif.


Pembangunan Inklusif PBB Sentuh Kaum Marjinal

18 Oktober 2021

Pembangunan Inklusif PBB Sentuh Kaum Marjinal

PBB bersama empat organisasi lainnya menjalankan berbagai program pembangunan inklusif untuk memastikan pembangunan di Indonesia menyentuh setiap individu, terutama memulihkan dampak pandemi Covid-19 bagi kelompok rentan


Tim PBB di Indonesia dan Tempo Gelar Kompetisi Karya Jurnalistik Bertema Pemulihan Inklusif Dampak Pandemi Indonesia

15 Oktober 2021

Tim PBB di Indonesia dan Tempo Gelar Kompetisi Karya Jurnalistik Bertema Pemulihan Inklusif Dampak Pandemi Indonesia

Tim PBB di Indonesia dan Tempo Gelar Kompetisi Karya Jurnalistik Bertema Pemulihan Inklusif Dampak Pandemi Indonesia


PBB: 230 Ribu Orang Mengungsi Akibat Kekerasan di Myanmar

25 Juni 2021

PBB: 230 Ribu Orang Mengungsi Akibat Kekerasan di Myanmar

Myanmar berada dalam krisis sejak militer melakukan kudeta pada pemerintahan terpilih


PBB: 8.521 Anak-Anak di Seluruh Dunia Dijadikan Tentara Selama 2020

22 Juni 2021

PBB: 8.521 Anak-Anak di Seluruh Dunia Dijadikan Tentara Selama 2020

PBB mengatakan lebih dari 8.500 anak-anak dijadikan tentara dalam berbagai konflik di seluruh dunia selama 2020.


Antonio Guterres Terpilih Lagi Jadi Sekjen PBB

19 Juni 2021

Antonio Guterres Terpilih Lagi Jadi Sekjen PBB

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjuk kembali Antonio Guterres sebagai sekretaris jenderal untuk masa jabatan lima tahun kedua.