Terlibat Perdagangan Bayi, Menteri Niger Ditangkap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bayi korban perdagangan manusia, Billy Hadinata digendong oleh salah satu pelaku transaksi saat menjalani pemeriksaan di ruang Dit Reskrim Umum Polda Kalbar, di Pontianak (22/5). ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    Bayi korban perdagangan manusia, Billy Hadinata digendong oleh salah satu pelaku transaksi saat menjalani pemeriksaan di ruang Dit Reskrim Umum Polda Kalbar, di Pontianak (22/5). ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Niamey - Menteri Pertanian Niger Abdou Labo ditangkap pada Jumat, 22 Agustus lalu, atas dugaan keterlibatannya dalam skandal perdagangan bayi yang mengguncang dunia politik di negara di Benua Afrika tersebut. (Baca: Terkait Mafia, Bekas Menteri Ditangkap Polisi Italia)

    Mengutip laporan Associated Press, Ahad, 24 Agustus 2014, Issa Ali, kerabat Abdou Labo, menyatakan sang Menteri telah dipindah ke sebuah penjara di Kota Say, sekitar 70 kilometer selatan dari Ibu Kota Niamey pada Sabtu lalu.

    Istri Labo bersama 16 orang lainnya juga ditangkap atas tuduhan serupa. Mereka diduga merupakan jaringan perdagangan bayi dari negara tetangga, Nigeria. Para tersangka kini tersebar di sejumlah penjara di seluruh negeri.

    Di antara 16 orang ini juga terdapat istri Presiden Majelis Nasional Amandou Hama. Namun, karena memiliki "kekebalan hukum sebagai anggota parlemen", statusnya kini masih dipertanyakan.

    Amadou, yang merupakan rival politik Presiden Mahamadou Issoufou, dan sekutunya mengecam penangkapan ini dengan menyebutnya bermotif motif politik untuk menjatuhkannya.

    ANINGTIAS JATMIKA | AP

    Terpopuler

    ISIS Rebut Pangkalan Militer Suriah
    Kongo Konfirmasi Dua Kematian Akibat Ebola 
    Alasan Keamanan, MH70 Gagal Terbang Lagi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.