India Larang Edar Film Pembunuhan Indira Gandhi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok Sikh mengangkat pedang sambil memprotes saat bentrokan di kuil Sikh, Kuil Emas, di Amritsar, India (6/6). REUTERS/Munish Sharma

    Kelompok Sikh mengangkat pedang sambil memprotes saat bentrokan di kuil Sikh, Kuil Emas, di Amritsar, India (6/6). REUTERS/Munish Sharma

    TEMPO.CO, New DelhiIndia melarang peredaran film tentang pembunuhan Perdana Menteri Indira Gandhi oleh pengawalnya, Satwant Singh dan Benat Singh. Menurut laporan dinas intelijen, peredaran film ini berpotensi menimbulkan kekerasan.

    Film berjudul Kaum De Heere atau Berlian Masyarakat ini sedianya beredar pada Jumat, 22 Agustus 2014. Tayangan layar lebar ini mengisahkan pembunuhan yang dilakukan oleh pengawal Indira Gandi, Satwant dan Benat Singh, pada 31 Oktober 1984. Pembunuhan itu dipicu balas dendam atas keputusan Gandhi mengirimkan bala tentara untuk menyerbu tempat suci kaum Sikh, Golden Temple.

    Dalam penyerbuan tersebut, menurut pengakuan sejumlah kaum Sikh, ribuan orang tewas dibunuh ketika pasukan Gandhi memasuki tempat suci di Amritsar guna mengusir kelompok militan.

    Pembunuhan Gandhi telah memicu kekerasan komunal dengan sasaran kaum Sikh dan lebih dari 3.000 orang Sikh tewas dibunuh dalam berbagai serangan di seluruh wilayah India.

    Untuk mencegah kekerasan lebih lanjut, lembaga sensor film India (CBFC) memutuskan menghentikan peredaran film ini. “Sebab hukum dan situasinya tidak memungkinkan adanya pertunjukan film ini,” tulis kantor berita Press Trust of India (PTI).

    Produser film, Ravinder Ravi, meradang dengan keputusan tersebut. Dia tetap ngotot agar film produksinya bisa beredar di masyarakat dan tak bersedia menanggapi keputusan pemerintah. “Saya mengikuti proses peradilan atas kematian Gandhi dan menghabiskan banyak waktu bersama keluarga Satwant dan Beant Singh sebelum membuat film ini,” kata Ravi kepada BBC Hindi. “Banyak film pembunuhan berdasarkan latar belakang politik di seluruh dunia, lantas mengapa tidak boleh membuat film pembunuhan Gandhi?” ucapnya.

    Partai Kongres, tempat bernaung Indira Gandhi, mengancam akan memprotes jika film ini benar-benar beredar dan pemuda partai juga telah menulis surat kepada Perdana Menteri Narendra Modi untuk meminta film tersebut dilarang beredar. “Peredaran film ini menunjukkan bahwa pelaku pembunuhan sebagai pahlawan.”

    Satwant Singh dan Beant Singh, pengawal Gandhi, menjadi fokus utama film ini karena dianggap sebagai pemicu kemarahan. Beant Singh tewas ditembak polisi seusai peristiwa pembunuhan, sedangkan Satwant Singh belakangan mati digantung.

    BBC | CHOIRUL

    Terpopuler
    Kronologi Kerusuhan Massa Pro-Prabowo di MK
    MK Tolak Seluruh Gugatan Prabowo
    Bisakah Prabowo Menang di MK? Ini Prediksi Pakar
    Putusan Gugatan Prabowo di MK Setebal 4.390 Lembar
    SBY Merasa Dituduh Merecoki Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.