Kenapa Sekjen PBB Kunjungi Bali Pekan Depan?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon meletakkan karangan bunga pada upacara peringatan peringatan 20 tahun genosida Rwanda, di Genocide Memorial Center, Kigali, Rwanda (7/4). (AP/Ben Curtis)

    Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon meletakkan karangan bunga pada upacara peringatan peringatan 20 tahun genosida Rwanda, di Genocide Memorial Center, Kigali, Rwanda (7/4). (AP/Ben Curtis)

    TEMPO.CO, New York - Indonesia masuk di daftar negara yang akan dikunjungi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon dalam rangka menghadiri konferensi dan pertemuan bilateral. Dalam unjungan yang dijadwalkan pada Selasa, 26 Agustus 2014, itu, Ban juga akan mengunjungi Samoa dan Selandia Baru.

    “Persinggahan pertamanya adalah Bali. Ia akan menghadiri Sixth Global Forum of the United Nations Alliance of Civilizations (UNAOC)," kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric, dalam taklimat di Markas PBB, New York, pada Kamis kemarin, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat, 22 Agustus 2014.

    Dalam kunjungannya ke Bali, Ban akan menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan pemimpin lain yang menghadiri forum tersebut. (Baca: Ini Surat SBY untuk Pemimpin Dunia Terkait Gaza)

    Dari Bali, pada 29 Agustus 2014, Sekjen PBB itu akan menuju Apia, Samoa, untuk menghadiri Third International Conference on Small Island Developing States. “Ia akan berpidato dalam pertemuan pleno pembukaan konferensi tersebut pada 1 September mendatang," ujar Dujarric.

    Kemudian, sebagai persinggahan terakhir, Ban akan menuju Selandia Baru. Di sana ia akan menerima gelar Doktor Kehormatan Bidang Hukum dari University of Auckland dan memberi kuliah di kampus tersebut.

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA

    Terpopuler

    Penyebab AS Gagal Selamatkan James Foley dari ISIS
    Israel Bersumpah Lanjutkan Gempur Gaza
    Wow! Corak Warna Bulu Kucing Ini Mirip Panda Merah

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.