Arab: ISIS Musuh Nomor Satu Umat Islam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota ISIS.lbcgroup.tv

    Anggota ISIS.lbcgroup.tv

    TEMPO.CO, Riyadh - Mufti tertinggi di Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz al-Sheikh, menetapkan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang kini menyebut diri mereka dengan nama Negara Islam dan juga Al-Qaidah sebagai "musuh nomor satu" umat Islam.

    Dalam pernyataan yang dikeluarkan di Riyadh, ulama yang memiki wewenang untuk menginterpretasikan teks dan memberikan fatwa kepada umat Islam di Arab Saudi tersebut mengatakan tujuan utama kelompok ekstrem ini adalah memecah belah umat Islam yang ia sebutkan sebagai kejahatan terbesar. (Baca: ISIS Bersumpah Hancurkan Kabah Jika Kuasai Mekah)

    Pernyataan ini, menurut wartawan BBC untuk Timur Tengah, Frank Gardner, menunjukkan Arab Saudi tidak memiliki kaitan apa pun dengan ideologi kelompok itu. Sheikh Abdul Aziz al-Sheikh menegaskan bahwa ideologi kelompok yang menyatakan diri sebagai "kekhalifahan" di sejumlah tempat di Irak dan Suriah itu tidak terkait dengan Islam. (Baca: Irak Tuding Arab Saudi Danai Militan Anti-Syiah)

    "Gagasan ekstremisme, radikalisme, dan terorisme tidak ada hubungannya dengan Islam, dan mereka adalah musuh nomor satu umat Islam," ujar Abdul Aziz al-Sheikh, seperti dikutip BBC, Kamis, 20 Agustus 2014.

    Sementara itu, pada Juni lalu, Raja Saudi Abdullah dengan tegas menyatakan, "Kami tidak akan membiarkan sejumlah teroris menggunakan Islam untuk tujuan pribadi, untuk menteror muslim, atau merongrong negara kami dan penduduknya."

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC

    Terpopuler

    Tak Siap Menikah, Pria AS Pura-pura Mati 
    Inggris Turun Tangan Bantu Irak Hadapi ISIS 
    Gencatan Senjata di Gaza Diperpanjang 24 Jam








     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?