Wilayah Kekuasaan ISIS Sudah Seluas Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga menghapus mural bergambar bendera ISIS di tembok makam yang berada di kawasan Tipes, Solo. Mural sejenis ditemukan di beberapa titik di kota ini. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Seorang warga menghapus mural bergambar bendera ISIS di tembok makam yang berada di kawasan Tipes, Solo. Mural sejenis ditemukan di beberapa titik di kota ini. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Bagdad – Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang kini menyebut diri sebagai Negara Islam (IS), telah membuktikan kekuatannya yang besar untuk menguasai Irak dan Suriah. Mereka telah menguasai sebagian besar Lembah Efrat dan sejumlah kota besar di kedua negara itu.

    Memproklamasikan diri sebagai khilafah, milisi ISIS kini menguasai wilayah seluas Inggris, dengan populasi sekitar 6 juta jiwa. Mereka berhasil menyapu tentara Irak yang lebih siap dan lebih banyak. Juga memenangi pertempuran melawan pasukan Kurdi yang legendaris, Peshmerga.

    “ISIS memiliki kendali di sejumlah wilayah. Mencabut mereka dari wilayah tersebut akan lebih sulit daripada mencegah perkembangan mereka,” kata Gregory Gause, profesor ilmu politik di University of Vermont, Amerika Serikat, yang mengkhususkan minatnya pada isu Timur Tengah, seperti dilansir dari National Post, Jumat, 15 Agustus 2014. (Baca: ISIS Kuasai Kota Pertama di Libanon)

    Menurut komunitas intelijen AS, ISIS memiliki 10 ribu pejuang di Irak dan Suriah. Namun jumlah ini dicatat sebelum ISIS berhasil menguasai Mosul, kota terbesar di Irak. Jumlah itu diperkirakan bertambah banyak saat ini. (Baca: ISIS Subur di Irak karena Faktor Ekonomi)

    Saat ini, milisi ISIS terus melakukan gerakannya di sejumlah wilayah di Irak dan Suriah. Bahkan ISIS disebut berhasil menguasai kota pertama di Libanon pada awal Agustus lalu. Sementara itu, untuk membantu serangan pasukan militer Irak dan Kurdi, AS dan Prancis telah mengirimkan sejumlah bantuan, termasuk bantuan militer. (Baca: Lawan ISIS, Prancis Pasok Senjata ke Pejuang Kurdi)

    ANINGTIAS JATMIKA | NATIONAL POST

    Terpopuler

    Tolak Baiat ISIS, 700 Warga Sheitat Dipenggal 
    Amerika Diguncang Kerusuhan Berbau Rasis
    Cara Kristiani Tangkal ISIS di Media Sosial

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?