Presiden Italia Mulai Bahas Kabinet Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Roma:Presiden Italia Carlo Azeglio Ciampi bertemu dengan pimpinan partai-partai politik setempat untuk membahas pembentukan pemerintahan baru, Kamis (21/4). Langkah itu dilakukan setelah Perdana Menteri Silvio Berlusconi mengundurkan diri sehari sebelumnya.Di antara politisi yang ditemui adalah Ketua Senat Marcello Pera dan pimpinan partai Forza Italia -- milik Berlusconi. Dalam pertemuan itu dibahas kemungkinan pemberian mandat baru kepada pemilik klub sepakbola AC Milan itu untuk kembali menjabat, dan membentuk susunan kabinet baru.Ketua Parlemen Pier Ferdinando Casini, yang ikut dalam pertemuan dengan Ciampi, mengatakan partai-partai yang berkoalisi dalam pemerintahan Berlusconi harus menyetujui kabinet baru untuk menyelesaikan masa pemerintahan hingga pertengahan tahun mendatang. Bila kesepakatan tidak tercapai, maka langkah yang harus ditempuh presiden adalah membubarkan parlemen dan menggelar pemilihan umum. "Ada dua pilihan: mencapai kesepakatan kelompok mayoritas, atau kita segera menghadapi pemilu," kata Casini.Untuk mencegah kekosongan kekuasaan, Ciampi telah meminta Berlusconi menjadi pejabat Perdana Menteri. Berlusconi sendiri mengaku telah memiliki bayangan susunan kabinetnya mendatang bila kesepakatan dalam koalisi dicapai. "Sudah ada dalam pikiran saya, tapi belum di tangan saya," kata dia.Berlusconi mengundurkan diri atas desakan dua partner utama yang menjadi rekan koalisi pemerintahannya, yaitu UDC yang berhaluan moderat dan Aliansi Nasional yang berhaluan kanan. UDC dan AN meminta Berlusconi merombak kabinet sebagai respon atas kekalahan koalisi pada pemilu lokal awal bulan ini.Mengundurkan diri dan membentuk pemerintahan baru merupakan hal yang lazim dilakukan perdana menteri Italia untuk mengembalikan kepercayaan setelah diterpa krisis. Sebelumnya, pengusaha yang menjadi PM Italia paling lama sejak Perang Dunia II itu menolak mundur.Selain tekanan akibat kebijakan mendukung Amerika dalam Perang Irak, Berlusconi dikecam karena pertumbuhan ekonomi Italia hanya 1,2 persen, di bawah rata-rata negara Uni Eropa, 2 persen. Tekanan juga datang karena tokoh Liga Utara--yang menghendaki sistem federalisme--menjadi Menteri Reformasi.AFP/AP/Adek

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.