Paus Fransiskus Akan Temui Warga Korea Utara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus. REUTERS/Hwang Gwang-mo

    Paus Fransiskus. REUTERS/Hwang Gwang-mo

    TEMPO.CO, Seoul - Paus Fransiskus memulai kunjungannya selama lima hari ke Korea Selatan pada Kamis, 14 Agustus 2014. Ini merupakan kunjungan pertama Paus Fransiskus ke Asia dan juga pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir pemimpin besar Katolik dunia datang kembali ke Asia. (Baca: Paus Fransis Memulai Kunjungan ke Timur Tengah)

    Seperti dilansir Channel News Asia, kedatangan Paus Fransiskus ke Korea Selatan sudah dinantikan oleh lima juta umat Katolik Roma di Korea Selatan. Di negeri ginseng itu, Paus Fransis dijadwalkan bertemu dengan warga katolik Korea Utara yang tinggal di Korea Selatan. Kehadirannya di sana bertujuan membawa pesan perdamaian bagi kedua negara bertetangga tersebut. (Baca: Al Quran Dibacakan untuk Pertama Kali di Vatikan)

    Lee Eun-hyung, seorang pastor gereja di dekat perbatasan dua negara ini mengatakan percaya alasan Paus Fransiskus memilih Korea Selatan untuk menyerukan perdamaian di Semenanjung Korea. Ia berharap pesan yang disampaikan Paus nanti akan memberikan harapan cerah untuk masa depan kedua negara yang terpisah oleh ideologi politik. (Baca: Warga Kristen di Irak Kian Terjepit)

    Paus Fransiskus dijadwalkan akan menghadiri 25 kegiatan resmi selama berada di Korea selatan. Di antaranya bertemu Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, bertemu kumpulan orang di Stadion Daejon, tempat para umat Katolik Korea dianiaya pada abad 18 dan 19.

    Paus juga akan menemui seorang anak yang selamat dari tragedi tenggelamnya kapal feri Sewol. Dia juga berencana menghadiri Hari Pemuda Asia ke-6 yang akan mempertemukan pemuda-pemuda Katolik lebih dari 15 negara. Namun, pihak Korea Utara telah menolak untuk hadir dalam kegiatan Paus Fransiskus. (Baca: Paus Minta Anak Muda Kurangi Waktu untuk Internet)

    Sementara itu, Kepolisian Korea Selatan telah meningkatkan keamanan nasionalnya lantaran semua perhatian dunia akan tertuju pada kunjungan Paus Fransiskus ini. Uniknya, Paus sudah meminta agar menggunakan mobil buatan Korea Selatan selama berada di sana dan bukan kendaraan antipeluru. Karenanya, pengamanan untuk kunjungan pemimpin umat Katolik dunia ini diperketat. (Baca: Paus Fransiskus Sebut Mobilnya Kaleng Sarden)

    CHANNEL NEWS ASIA | VIQIANSAH DENNIS 

    Berita Terpopuler
    Mau Ganti Dirut PLN, Dahlan Iskan Ditentang Wapres
    Berumur 30 Tahun, Penumpang Pesawat Dapat Hadiah

    Menkeu: Subsidi BBM Turun, Defisit APBN 2015 Terpangkas

    Dahlan Iskan Bantah Akan Copot Nur Pamudji

    Philip Morris Akan Gugat Inggris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.