Topan Halong Landa Jepang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mobil terjebak dalam banjir yang diakibatkan Topan Halong di Kochi, Jepang, 10 Agustus 2014. Topan ini menewaskan 1 orang dan melukai 33 warga pada hari Ahad di Jepang.  REUTERS/Kyodo

    Sejumlah mobil terjebak dalam banjir yang diakibatkan Topan Halong di Kochi, Jepang, 10 Agustus 2014. Topan ini menewaskan 1 orang dan melukai 33 warga pada hari Ahad di Jepang. REUTERS/Kyodo

    TEMPO.CO, Tokyo - Topan Halong melanda bagian barat pulau utama Jepang pada Ahad pagi, 10 Agustus 2014, setelah lembaga cuaca Jepang mengeluarkan peringatan bahaya. Topan melanda daerah dekat Aki di Prefektur Kochi, Pulau Shikoku, pada pukul 06.00 waktu setempat.

    "Pemerintah setempat telah mengevakuasi hampir 1,5 juta orang," kata NHK. Sedikitnya 143 penerbangan akan dibatalkan pada Ahad ini akibat topan tersebut, yang datang saat Jepang mulai menyambut obon atau liburan musim panas tahunan. Pada Sabtu lalu, 470 penerbangan dibatalkan.

    Sabtu malam, Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tertinggi untuk Prefektur Mie, sekitar 300 kilometer barat Tokyo. Peringatan itu berarti bahwa badai merupakan ancaman terhadap kehidupan dan bisa menimbulkan kerusakan besar.

    Badan itu mengatakan tingkat hujan deras yang terpantau di Mie mencapai titik yang "belum pernah terjadi sebelumnya". Tingginya curah hujan ini dapat memicu tanah longsor besar atau menyebabkan banjir besar.

    Tayangan televisi menunjukkan gelombang tinggi yang dipicu oleh topan mampu melintasi pemecah gelombang. Menurut NHK, badai dan hujan deras pada awal pekan ini menelan korban satu orang tewas dan 25 luka-luka.

    Topan Halong yang membawa angin berkecepatan hingga 180 kilometer per jam bergerak di timur laut Jepang. Halong datang sebulan setelah Topan Neoguri melanda dan menewaskan beberapa orang serta meninggalkan kehancuran di selatan Jepang.

    AP | INDAH P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.