WHO Umumkan Ebola Darurat Kesehatan Internasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria yang dikhawatirkan menderita Ebola pingsan di kota Conakry, Guinea, 6 Agustus 2014. Hingga saat ini telah terjadi 1.711 kasus Ebola dengan  932 korban tewas dari empat negara di benua Afrika.  AP/ Youssouf Bah

    Seorang pria yang dikhawatirkan menderita Ebola pingsan di kota Conakry, Guinea, 6 Agustus 2014. Hingga saat ini telah terjadi 1.711 kasus Ebola dengan 932 korban tewas dari empat negara di benua Afrika. AP/ Youssouf Bah

    TEMPO.CO, Jenewa - Organisasi Kesehatan Dunia pada Jumat mengumumkan wabah Ebola yang melanda bagian barat Afrika sebagai darurat kesehatan internasional. Lembaga ini juga menyerukan bantuan global bagi negara-negara yang terkena dampak.

    Keputusan ini diambil setelah rapat tertutup selama dua hari di Jenewa. Dengan keputusan ini berarti pembatasan perjalanan global bisa diterapkan untuk menghentikan penyebarannya. Ebola telah membunuh sedikitnya 1.000 orang di seluruh dunia, terutama di Afrika.

    Putusan WHO dilakukan setelah otoritas kesehatan Amerika Serikat mengakui pada hari Kamis bahwa Ebola yang menyebar melampaui Afrika bagian barat sudah "tak terelakkan". Lembaga nirlaba Doctors Without Borders juga memperingatkan bahwa virus mematikan itu sekarang "di luar kendali" dengan lebih dari 60 hotspot wabah. Mereka menyebut Ebola sebagai "epidemi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal distribusi geografis, orang yang terinfeksi, dan kematian."

    Direktur WHO Margaret Chan menyerukan bantuan internasional yang lebih besar untuk negara-negara yang paling parah dilanda wabah, yang ia gambarkan sebagai yang paling serius dalam empat dekade. Keadaan darurat juga diberlakukan di negara-negara Afrika barat, termasuk Libera, Guinea, dan Sierra Leone.

    Tentara di Provinsi Grand Cape Mount Liberia--salah satu daerah yang paling parah terkena wabah--menutup jalan untuk membatasi perjalanan ke Ibu Kota Monrovia. Beberapa mayat disebutkan terkapar begitu saja di jalan-jalan kota itu tanpa dikuburkan.

    Dua kota di sebelah timur dari Sierra Leone, Kailahun, dan Kenema juga dikarantina pada Kamis. Klub malam dan tempat hiburan di seluruh negeri diperintahkan untuk ditutup. Menurut WHO, Ebola telah menewaskan sedikitnya 932 orang dan menginfeksi lebih dari 1.700 orang sejak pertama muncul di Guinea awal tahun ini.

    AP | INDAH P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.