Israel Tangkap Tersangka Pembunuh Tiga Remaja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemuda Palestina mengumpulkan ban untu dibakar saat bentrokan dengan polisi Israel di Shuafat, pinggiran Jerusalem (3/7). Penemuan mayat di hutan Yerusalem pada hari Rabu menimbulkan kecurigaan bahwa pemuda hilang Palestina telah dibunuh oleh Israel yang membalas kematian tiga remaja Yahudi diculik. REUTERS/Ammar Awad

    Pemuda Palestina mengumpulkan ban untu dibakar saat bentrokan dengan polisi Israel di Shuafat, pinggiran Jerusalem (3/7). Penemuan mayat di hutan Yerusalem pada hari Rabu menimbulkan kecurigaan bahwa pemuda hilang Palestina telah dibunuh oleh Israel yang membalas kematian tiga remaja Yahudi diculik. REUTERS/Ammar Awad

    TEMPO.COYerusalem – Pemerintah Israel mengatakan pada Selasa, 5 Agustus 2014 bahwa mereka telah menangkap seorang warga Palestina yang dicurigai terlibat dalam penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel pada bulan Juni lalu.

    Mengutip laporan Reuters, pria yang diketahui bernama Hussam Kawasme ini ditangkap pada 11 Juli lalu sehubungan dengan pembunuhan tiga remaja Israel: Gil-Ad Shaer, Naftali Fraenkel dan Eyal Yifrah yang menghilang pada tanggal 12 Juni dan ditemukan tewas beberapa minggu kemudian. (Baca: Tiga Remaja Israel Diculik Saat Pulang Sekolah)

    Informasi penangkapan Kawasme ini muncul ke publik untuk pertama kalinya pada Selasa kemarin dalam sebuah dokumen milik pengadilan Israel. (Baca: 6 tersangka Pembunuh Remaja Palestina Ditangkap)

    Dalam dokumen itu Kawasme mengaku telah membantu mengatur penculikan, mengamankan dana milik kelompok Hamas, dan membeli senjata yang kemudian ia berikan kepada dua orang lain yang melakukan penculikan itu. Kawasme diketahui juga membantu menguburkan mayat para remaja itu di sebidang tanah yang dibelinya beberapa bulan sebelumnya.

    Dua orang lain, yakni Marwan Kawasme dan Amar Abu Aysha, yang melakukan penculikan tersebut masih buron hingga kini.

    Penemuan jasad tiga remaja Israel yang kemudian disusul dengan kasus pembunuhan dan pembakaran terhadap remaja Palestina telah memicu konflik di Gaza antara Hamas dan Israel. Sejak 8 Juli lalu, sudah lebih dari 1900 orang, sebagian besar warga sipil, tewas.

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Indonesia Cegah WNI Pro-ISIS Keluar Negeri
    Pria Saudi Tak Boleh Nikahi Wanita dari Negara Ini
    Indonesia Pindahkan Fungsi KBRI Tripoli ke Tunisia





     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.