Kepanasan, Bayi 11 Bulan Tewas dalam Mobil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi di dalam mobil. (USATODAY)

    Ilustrasi bayi di dalam mobil. (USATODAY)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang bayi 11 bulan di Utah, Amerika Serikat, meninggal dunia pada Jumat, 1 Agustus 2014, setelah tertinggal dalam mobil. Otoritas setempat mengatakan kemungkinan bayi perempuan itu meninggal karena panasnya suhu di dalam mobil.

    "Kantor Pemeriksa Medis akan melakukan otopsi untuk menentukan penyebab kematian," kata pejabat kepolisian Hurricane City Sersan Brandon Buell seperti dilansir USA Today, Sabtu, 2 Agustus 2014. Dia mengatakan pihaknya masih terus melakukan investigasi atas kasus ini dan tidak ada tersangka yang ditangkap pada Jumat malam.

    Buell mengatakan penyidik telah memintai keterangan beberapa orang atas kasus tersebut. Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa bayi itu tertinggal di dalam mobil dalam jangka waktu yang cukup lama di mana kendaraan tidak berjalan. Polisi tidak menyebutkan mengapa bayi tersebut bisa tertinggal sendirian oleh keluarganya. (Baca juga: Ayah Lupa, Bayi 7 Bulan Tewas dalam Mobil)

    Beberapa petugas kepolisian Hurricane City bergegas untuk membantu bayi itu di lokasi pada Jumat dinihari, pukul 01.07 waktu setempat. "Setelah tiba, mereka menemukan bayi tidak bernapas dan cardiopulmonary resuscitation (CPR) sedang dilakukan," kata Buell. "Paramedis tiba di lokasi dan menolong bayi," kata dia. Namun sang bayi berada dalam kondisi kritis. Dia meninggal beberapa waktu kemudian.

    Ketika bayi itu ditemukan, menurut National Weather Service, temperatur luar di daerah itu sekitar 93 derajat Fahrenheit atau 33 derajat Celsius. "Kejadian ini sangat tragis dan hati kita bersama dengan mereka yang terlibat, terutama keluarga," kata Buell.

    Faraz Norozian, dokter perawatan kritis pediatrik di Rumah Sakit Sunrise Anak di Las Vegas, mengatakan anak-anak berada pada risiko lebih tinggi meninggal setelah ditinggalkan di dalam kendaraan. Anak-anak memiliki rasio area permukaan massa tubuh yang lebih besar ketimbang orang dewasa. "Bahkan meninggalkan selama 30 atau 40 menit membuat mereka berisiko," kata Norozian.

    AMIRIULLAH | USA TODAY

    Berita Terpopuler
    ISIS Ancam Ledakkan Jakarta, BNPT: Itu Hanya Isu 
    Jokowi Pertimbangkan Jabatan Wakil Menteri Dihapus 
    Pendiri Kamp Militer di Aceh Pendukung Utama ISIS
    Gaya Orang Kaya Baru Indonesia Diulas Media Asing
    ISIS Gejala Baru di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.