Dalam Sehari, Pesawat Ini Dua Kali Mendarat Darurat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Ismar Patrizki

    ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Toronto – Inisden yang menimpa penerbangan dunia telah menjadi sorotan dalam sepekan terakhir. Jatuhnya Malaysia Airlines di Ukraina akibat tembakan rudal serta kecelakaan TransAsia Airways di Taiwan dan Air Alegrie di Mali akibat cuaca buruk membuat dunia terhenyak.

    Kali ini, nasib nahas menimpa Sunwing Airlines 722 yang lepas landas dari Kanada menuju Panama pada Jumat pagi, 25 Juli 2014. Menurut laporan NBC News, pesawat ini terpaksa melakukan dua kali pendaratan darurat.

    Pesawat ini mulai lepas landas pada pukul 07.23 waktu Toronto, Kanada, tanpa hambatan. Namun, sebelum pukul 09.00, pesawat kembali ke bandara yang sama dengan kawalan dua jet tempur Amerika Serikat setelah seorang penumpang mengatakan ingin mengebom Kanada.

    Pria berusia 25 tahun yang diketahui bernama Ali Shahi pun ditangkap dan pada Sabtu ini dibawa ke pengadilan Ontario atas beberapa tuduhan, termasuk membahayakan keselamatan penumpang.

    Pesawat pun kembali lepas landas pada Jumat sore pukul 16.00. Namun sayang, pesawat lagi-lagi dialihkan ke bandara di Montego Bay, Jamaika, sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Seorang penumpang dilaporkan pingsan dan mengalami cedera kepala ringan.

    Berbeda dengan tiga insiden lainnya, nasib Sunwing Airlines tidak harus mengorbankan nyawa. Hanya saja, penumpang jadi menghabiskan begitu banyak waktu di udara. Pesawat ini akhirnya benar-benar menuju Panama City satu jam kemudian dan selamat sampai tujuan.

    ANINGTIAS JATMIKA | NBC NEWS

    Terpopuler

    Dukung Israel, Wanita Kirim Foto Seksi ke Facebook
    ISIS Ultimatum Wanita: Bercadar atau Dihukum 
    Kebakaran di Masjidil Haram, 14 Orang Terluka  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.