Bahas Gaza, Menlu Dunia Berkumpul di Paris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah ledakan yang berasal dari roket militer Israel, meledak di jalur Gaza, 17 Juli 2014. 233 warga Palestina tewas dalam serangan militer Israel ke Gaza dari udara laut dan darat. REUTERS

    Sebuah ledakan yang berasal dari roket militer Israel, meledak di jalur Gaza, 17 Juli 2014. 233 warga Palestina tewas dalam serangan militer Israel ke Gaza dari udara laut dan darat. REUTERS

    TEMPO.COParis – Prancis akan menjadi tuan rumah dalam pertemuan internasional yang membahas gencatan senjata di Gaza. Sejumlah menteri luar negeri, termasuk dari Amerika Serikat, Turki, dan Qatar akan hadir di Paris pada Sabtu, 26 Juli 2014.

    “Pertemuan ini mendukung inisiatif gencatan senjata yang berjalan, terutama proposal dari Mesir. Tujuan kami adalah untuk memusatkan semua upaya internasional sehingga gencatan senjata bisa dilakukan secepat mungkin,” demikian kata seorang sumber diplomatik Prancis kepada Reuters.

    Pertemuan yang akan digelar Sabtu pagi waktu Paris ini juga akan dihadiri oleh Jerman, Italia, Inggris, dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton. Namun sayang, dalam perundingan ini, Israel, Hamas, dan Otoritas Palestina belum dihadirkan. (Baca: Dukung Gaza, Dubes RI Temui Dubes Palestina di AS)

    Pada 15 Juli lalu, Mesir mengajukan usulan gencatan senjata yang diiikuti dengan negosiasi di Kairo. Namun, usulan ini ditolak Hamas. Mesir merupakan negara yang pernah berkonflik panjang dengan Israel. Presiden ketiga Mesir Anwar Sadat bertaruh nyawa untuk mendamaikan kedua negara bertetangga itu. Kedua negara kemudian sepakat mengakhiri konflik selama 30 tahun dengan menandatangani perjanjian damai di Camp David pada September 1978. (Baca: Mesir Siap Turun Tangan Damaikan Israel-Palestina)

    Sementara itu, untuk alasan kemanusiaan, Israel dan Hamas sepakat melakukan gencatan senjata selama 12 jam pada Sabtu, 26 Juli 2014 yang dimulai pada pukul 08.00 waktu setempat. Dalam kurun waktu 12 jam, warga Gaza bisa melakukan pengiriman makanan,  pemberian bantuan tenaga medis, dan evakuasi. (Baca: Lagi, Israel-Hamas Setuju Lakukan Gencatan Senjata)

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Militan ISIS Ledakkan Makam Nabi Yunus
    Dukung Israel, Wanita Kirim Foto Seksi ke Facebook
    Militan ISIS Paksa Perempuan Irak untuk Sunat


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.