Syiah Bandung Kecam Serangan Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Palestina melintas dekat kobaran api setelah pasukan Israel melancarkan serangan ke sebuah gedung di Gaza (24/7). Tentara Israel menyerang sekolah PBB yang dijadikan tempat penampungan warga Gaza, sehingga menewaskan 15 orang akibat serangan itu. REUTERS/Suhaib Salem

    Warga Palestina melintas dekat kobaran api setelah pasukan Israel melancarkan serangan ke sebuah gedung di Gaza (24/7). Tentara Israel menyerang sekolah PBB yang dijadikan tempat penampungan warga Gaza, sehingga menewaskan 15 orang akibat serangan itu. REUTERS/Suhaib Salem

    TEMPO.CO, Bandung - Ratusan pemeluk Syiah berunjuk rasa mengecam agresi militer Israel terhadap Palestina. Koordinator aksi, Husein Alkaf, menyatakan mereka membela warga Palestina sebagai sesama muslim. "Ahlul Bait juga terpanggil membantu rakyat Palestina yang sama-sama satu agama, mengucapkan dua kalimat syahadat," kata Husein di depan kompleks Gedung Sate Bandung, Jumat, 25 Juli 2014. (Baca: Israel Serang Sekolah Milik PBB di Gaza)

    Ratusan warga yang sebagian besar anak-anak dan remaja itu berunjuk rasa mengecam serangan Israel. Mereka mengatasnamakan Forum Anti Zionis Israel dan memenuhi salah satu ruas Jalan Diponegoro. Warga Syiah sengaja menggelar replika bendera Bintang Daud, bendera Israel, di jalan raya agar dilindas kendaraan.

    Perwakilan kelompok itu bergantian berorasi di atas mobil bak terbuka yang mengusung pengeras suara. Salah satunya berseru, serangan yang dilakuan Israel terhadap Palestina bukan hanya soal konflik umat beragama, tapi juga masalah kemanusiaan. (Baca: Israel Serang Masjid, Sekolah, dan Rumah Sakit)

    Husein mengatakan tidak ada kata terlambat untuk mendukung Palestina. Sebab, serangan Israel, yang dia sebut sebagai pembantaian, masih berlangsung hingga saat ini. Unjuk rasa itu sengaja mengambil momen Jumat terakhir Ramadan. "Karena Jumat terakhir di bulan Ramadan ini paling berkah. Insya Allah," katanya.

    Menurut Husein, lewat aksi itu, kelompok Syiah mengajak masyarakat memberikan dukungan moril kepada warga Palestina. "Kita tidak boleh tidur, santai, sementara saudara kita di Palestina dibantai secara keji dan kejam oleh tentara Israel," katanya.

    Memasuki hari ke-17 konflik Israel-Palestina, Israel memporak-porandakan Gaza. Militer Israel mengumumkan keberhasilan mereka menghancurkan 35 target yang menewaskan 23 orang. Total korban jiwa di pihak Palestina mencapai 736 orang, sebagian besar adalah warga sipil.

    AHMAD FIKRI

    Terpopuler
    Mekanisme Pemilihan Kabinet Jokowi-Kalla
    Gara-gara Jokowi, Album JFlow dalam Bahaya
    MH17 Jatuh, Warga Belanda Usir Anak Perempuan Putin
    Jokowi Ingin Perempuan Jabat Menteri Pertahanan
    PKS Mengaku Setia Dampingi Prabowo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.